Sebelum Disahkan, Pansus IV DPRD Trenggalek Finalisasi Ranperda Penyertaan Modal untuk PT. JET | Jatim TIMES

Sebelum Disahkan, Pansus IV DPRD Trenggalek Finalisasi Ranperda Penyertaan Modal untuk PT. JET

Sep 30, 2021 18:43
Situasi rapat antara Pansus IV DPRD Trenggalek bersama Bagian Hukum Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek
Situasi rapat antara Pansus IV DPRD Trenggalek bersama Bagian Hukum Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek

JATIMTIMES - Sebelum diparipurnakan, Rancangan Peraturan Daerah tentang penyertaan modal daerah dalam rangka pendirian Perseroda PT. JET difinalisasi Pansus IV DPRD Trenggalek. Dalam finalisasi bersama bagian hukum Sekda Trenggalek, muncul beberapa catatan.

Menurut Ketua Panitia Khusus IV DPRD Trenggalek Sukarodin menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendasar dalam finalisasi Ranperda kali ini. Diantaranya adanya besaran fresh money yang akan di kirim ke PT. Jwalita Energi Trenggalek. 

Baca Juga : Ketua DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Realisasikan Target PAD

"Penyertaan modal dibagi menjadi dua. Yang pertama fresh money sementara yang kedua adalah lahan atau aset beberapa bangunan milik daerah," terang Sukarodin usai pimpin rapat finalisasi Ranperda, Kamis (30/9/2021).

Dijabarkan Sukarodin, total jumlah penyertaan modal untuk PT. JET mencapai Rp 11.944.680.000. Yang berupa uang cash Rp 1.030.000.000, sementara yang berupa aset daerah seperti lahan, hingga gedung mencapai Rp 10.914.680.000.

Dari besaran angka uang cash yang rencananya akan diambilkan dari APBD Perubahan tahun anggaran 2021 ini yang dipertanyakan Pansus IV DPRD Trenggalek kali ini. Menurut Sukarodin perlu adanya penjabaran secara rinci tentang penggunaan uang tersebut nantinya.

"Sementara ini yang kami ketahui, dari anggaran fresh money yang mencapai satu miliar sekian itu, 250 bakal digunakan untuk membayar Inisial Fee pada Pertamina. Sedangkan 600 sekian untuk belanja BBM. Lha sisanya," ungkap Sukarodin.

Baca Juga : Kerajinan Rotan Produksi Gresik Ekspor ke Jepang

Dijelaskan polisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, Inisial Fee memang harus dibayarkan ke Pertamina ketika suatu orang atau lembaga akan mendirikan sebuah SPBU. Tidak hanya itu, Inisial Fee juga berlaku bagi seseorang yang pindah tangan yang pemegang sahamnya berbeda.

"Nanti di akhir tahun pertama saat sudah beroperasi, akan dihitung ulang kaitannya dengan omset yang terjual selama satu tahun. Jika nanti pada Inisial fee tadi kurang bayar maka akan ada tagihan pada PT JET, tapi kalau lebih bayar akan ada pengembalian," pungkasnya.

Topik
ranperda trenggalek pemkab trenggalek

Berita Lainnya