Per Hari Ini, 9 Orang PMI Dikarantina di Safe House Jalan Kawi Kota Malang | Jatim TIMES

Per Hari Ini, 9 Orang PMI Dikarantina di Safe House Jalan Kawi Kota Malang

May 02, 2021 16:23
Salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja datang di Kota Malang dan bersiap untuk menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang, Minggu (2/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja datang di Kota Malang dan bersiap untuk menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang, Minggu (2/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Kota Malang mulai berdatangan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Malang, sejak kemarin Sabtu (1/5/2021) hingga hari ini Minggu (2/5/2021) sebanyak sembilan orang PMI sudah berada di Safe House Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

"Yang kemarin dua. Terus informasi yang baru masuk tujuh. Jadi ada sembilan. Tujuh yang baru masuk informasinya dua (anak kecil, red)," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif kepada MalangTIMES.com saat dihubungi melalui saluran telepon, Minggu (2/5/2021). 

Baca Juga : Melanggar Peraturan, Petugas Gabungan Bubarkan Kerumunan Pengunjung di Kafe Sudimoro

Untuk rincian sembilan orang PMI yang telah menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang yakni tujuh orang perempuan dewasa dan dua anak kecil yang masing-masing anak laki-laki umur tiga tahun dan anak perempuan umur dua tahun. 

Untuk negara tempat para PMI tersebut berasal yakni tiga orang perempuan dari Singapura, satu orang perempuan dari Malaysia dan tiga orang perempuan dari Hongkong serta dua anak-anak juga dari Hongkong. 

Lanjut Husnul, bahwa sembilan orang PMI tersebut akan menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang selama tiga hari. "Jadi ini sudah SOP (standard operational procedure, red). Jadi 3 hari ada di karantina. Selama tiga hari ya sudah tidak ada kunjungan dari keluarga," jelasnya. 

SOP tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor: 065/942/35.73.100/2021. Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan bahwa para PMI yang datang di Kota Malang wajib menjalani karantina selama tiga hari di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang. 

"Jadi nanti setelah tiga hari, hari ketiga kita periksa PCR nya, hasil PCR keluar negatif sudah bisa dijemput oleh keluarga," imbuh dokter yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Malang ini. 

Husnul yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang mengatakan bahwa para PMI dari luar negeri tersebut tidak langsung datang ke Kota Malang. Melainkan transit terlebih dahulu di Surabaya untuk pendataan dan karantina. 

Baca Juga : Catat! Mulai 3 Mei Ada Perubahan Jalur di Kawasan Kota Jember

"Tapi biasanya dua hari sebelumnya mereka karantina di Surabaya. Iya (karantina di Surabaya dulu, baru ke Malang). Dijemput di tempat karantina Asrama Haji Sukolilo. Iya Dishub, Disnaker kemudian Dinkes (yang menjemput, red)," jelasnya. 

Terakhir, Husnul mengimbau kepada seluruh keluarga dari PMI agar sabar menunggu kehadiran para PMI di kediamannya masing-masing. Dan Husnul juga berharap agar keluarga bersabar untuk para PMI dikarantina terlebih dahulu di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang. 

"Jadi keluarga tidak usah datang ke tempat karantina. Karena kan juga tidak akan bisa bertemu karena masih masa karantina. Jadi tunggu di rumah, nanti sampai hari ketiga pemeriksaan swab PCR ada hasilnya (negatif, red) baru nanti kita sampaikan ke keluarga untuk dijemput," tandasnya. 

Sebagai informasi, bahwa untuk saat ini total pasien yang menjalani karantina di dalam Safe House Jalan Kawi, Kota Malang sebanyak 49 orang. 40 merupakan warga Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sembilan merupakan PMI dengan hasil negatif Covid-19 yang harus menjalani karantina selama tiga hari.

Topik
Pekerja Migran Indonesia karantina pekerja migran Pemkot Malang

Berita Lainnya