PAMEKASANTIMES - Teroboson Pemerintah Desa (Pemdes) Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, patut mendapat apresiasi. Pasalnya, badan usaha milik desa (BUMDes) yang mereka bangun selama ini telah mendatangkan pendapatan asli desa hingga Rp 526.506.000 juta.
Dari total keuntungan itu, pemdes pun sepakat menggunakan sebagian keuntungan BUMDes tersebut sebanyak 70% untuk membantu masyarakat setempat berupa santunan.
Baca Juga : Pemkab Bondowoso Antisipasi Kedatangan PMI/WNI
Sementara, sisanya 30% direncanakan akan membeli satu unit mobil dump truck dan akan dibuat simpan pinjam UMKM khusus masyarakat tahun 2021 ini.
Kepala Desa Rek Kerrek Fadil kepada Jatimtimes.com mengatakan, santunan itu diberikan kepada pondok pesantren dan madrasah per orang dapat Rp 2 juta.
Sebanyak 18 pengasuh yang diberikan hanya pada bulan puasa.
Selain itu, santunan diberikan kepada takmir masjid sebanyak 18 orang. Per muazin mendapatkan Rp 300 ribu selama bulan puasa, Guru ngaji sebanyak 113, per orang Rp 300 ribu. Hanya sekali setiap Ramadan.
"Ada lansia lumpuh dan disabilitas 125 per orang mendapatkan Rp 300 ribu. Dapat dua kali selama setahun, Anak yatim 54 orang per anak 300 ribu. selama setahun dapat empat kali," katanya
Tak ketinggalan, perangkat desa sebanyak 24 orang dapat tunjangan peningkatan kapasitas perangkat desa Rp 100, 500. Besarnya tunjangan tergantung dari jabatan yang diemban yang diberika selama satu tahun.
Baca Juga : Lupa Cabut Charger HP Saat Tidur, Rumah Warga Poncokusumo Dilalap Si Jago Merah
"Sebanyak 16 orang linmas diberikan 100 ribu, yang diberikan setiap bulan sekali selama setahun. Tunjangan kematian untuk warga berupa air mineral 20 kardus,
Rokat dikasih bantuan 5 juta setahun sekali," terangnya.
Menurut Fadil, keuntungan BUMDes itu dari hasil sewa ekskavator, dump truck, dan pom mini yang sudah berjalan selama setahun. Bahkan pihaknya berencana, bila pendapatan BUMDes tahun 2021 ini meningkat, pihaknya akan memberikan beasiswa khusus mahasiswa yang berprestasi.