BANGKALANTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terima kucuran program sanitasi berupa bantuan pembangunan tempat mandi, cuci dan kakus (MCK) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).
Kucuran program tersebut nantinya akan diperuntukkan kepada pondok pesantren (Ponpes) dan desa-desa yang tersebar di Kota Dzikir dan Sholawat.
Baca Juga : Update Donasi Masuk Tanggap Bencana Kabupaten Malang 20 April 2021, Berikut Ini Rincian Donaturnya
"Sedikitnya untuk ponpes yang akan menerima bantuan MCK itu sebanyak 9 lembaga. Salah satunya di Ponpes Syaichona Cholil," ujar Kasi Air Minum Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan Andi Setiawan, Selasa (20/4/2021).
Selain itu, Pemkab Bangkalan juga mendapat bantuan MCK Sanitasi Desa (Sandes). Tentunya bantuan MCK Sandes tersebut akan disalurkan ke setiap desa-desa yang membutuhkan tempat sanitasi.
"Pada tahun 2021 ini, bantuan tersebut tersebar di 14 desa di 10 kecamatan. Seperti desa di Kecamatan Tanah Merah dan Tanjung Bumi yang menerima bantuan Sandes," jelasnya.
Sementara untuk bantuan MCK Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Andi sapaan akrabnya itu mengaku hanya mendapatkan satu titik. "Jadi, hanya diletakkan di kecamatan," ujarnya.
Adapun penentuan titiknya, baik desa maupun ponpesnya, Andi mengaku langsung ditentukan oleh Pemprov Jatim. Dia hanya memfasilitasi dalam proses pelaksanaan pembangunan MCK-nya saja.
Baca Juga : Gencar Imbauan tak Mudik, Gubernur Khofifah Malah Ajak Rombongan Pejabat Melancong ke Jabar
"Sehingga terkait besaran anggaran, kami tidak mengetahui secara pastinya berapa dan pengerjaan bantuan itu kabarnya akan dilakukan tahun ini," tuturnya.
Jadi, pihaknya menyebutkan, dalam proses bantuan ini, dia hanya dapat informasi saja dari Pemprov Jatim dan tidak dilibatkan dalam penentuan titik lokasinya.
"Untuk itu, ke depan kami berharap dalam penentuan lokasi bantuan MCK ponpes, desa dan Sanimas Pemprov bisa melibatkan pihak DPRKP. Karena, yang mengetahui secara detail DPRKP. Agar program bantuan MCK itu lebih tepat sasaran," harapnya.