free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Atap Rumah Warga Terbang Disapu Angin Kencang di Jombang

Penulis : Adi Rosul - Editor : A Yahya

28 - Mar - 2021, 01:48

Loading Placeholder
Kondisi rumah warga Dusun Keweden, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Jombang yang tersapu angin kencang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES - Hujan deras disertai angin kencang kembali terjadi di Kabupaten Jombang. Kali ini, fenomena alam tersebut membuat atap sebuah rumah terbang hingga menimpa rumah-rumah di sebelahnya.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Keweden, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Jombang, pada Sabtu (27/03). Saat itu hujan turun cukup deras sekitar pukul 15.00 WIB. Selang satu jam, angin kencang datang dari arah utara.

Baca Juga : Bangkitkan Ekonomi Warga, Ibu-Ibu Desa Sukomulyo Dilatih Produksi Samiler

"Tadi angin campur hujan. Anginnya berputar kelihatan putih," terang Suroso (56), warga RT 01 RW 01 saat diwawancarai wartawan di lokasi.

Hujan disertai angin kencang ini mengakibatkan rumah Suroso rusak. Atap rumahnya dari bahan galvalum terbang tersapu angin pada sore itu. Beruntung, istri, anak dan cucunya yang berada di dalam rumah bisa menyelamatkan diri.

"Atap semuanya ini lepas, terbang kena angin. Alhamdulillah tidak ada korban," tandasnya.

Atap rumah Suroso yang terbang terbawa angin itu, menimpa tiga rumah tetangganya. Yaitu rumah milik Sudarsono, Suharti dan Jazudi. Seperti di rumah Sudarsono, terlihat geting rumahnya sebagian ambruk tertimpa atap rumah Suroso yang tersapu angin.

Saat ini, sejumlah warga terlihat bergotong royong membersihkan rumah-rumah yang rusak.

"Atap rumah ini (bagian ruang tamu, red) jebol tertimpa galvalum dari rumah samping (rumah Suroso, red)," ungkapnya.

Baca Juga : Geram Lantaran Tetap Beraktivitas, Warga Grebek Gudang Penimbunan Limbah

Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang Stevie Maria belum bisa memastikan angin kencang tersebut adalah puting beliung. Ia memastikan bahwa fenomena angin kencang masih akan terus terjadi hingga perubahan musim selesai. 

"Saya belum berani menyebut itu angin puting beliung ya. Sementara kita sebut angin kencang. Kondisi ini akan terus terjadi hingga perubahan cuaca selesai. Ini akibat pancaroba," bebernya.

Sementara, Stevie belum bisa memastikan total korban rumah rusak. Saat ini pihaknya masih turun untuk melakukan pengecekan. "Kita masih melakukan pendataan. Laporan sementara ini baru satu desa yang jadi korban angin kencang," pungkasnya.(*)

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Adi Rosul

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---