Seorang pemuda di Jombang tewas dikeroyok saat malam pergantian tahun. Peristiwa pengeroyokan diduga dipicu oleh postingan korban di media sosial (medsos), yang mengenakan atribut salah satu perguruan pencak silat.
Korban adalah Slamet Kuncoro (22), warga Dusun Besuk Agung, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Korban dikabarkan tewas usai dikeroyok oleh sejumlah pemuda di Dusun Bulak, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, saat malam pergantian tahun 2021.
Baca Juga : Bejat, Sejak Umur 7 Tahun Gadis di Tulungagung Ini Dicabuli Ayah Tiri, Begini Modusnya
"Korban dibawa pelaku ke TKP di Tembelang. Kemudian dikembalikan lagi oleh teman-temannya (para pelaku, red) di rumah temannya yang namanya Adi, dalam kondisi sudah tak sadarkan diri. Kemudian sekitar pukul 4 pagi, dinyatakan meninggal dunia," kata Kapolsek Tembelang, Iptu Radyati Putri Pradini kepada JatimTIMES, Jumat (01/01/21).
Dijelaskan Putri, kabar tewasnya Slamet ia ketahui dari pihak Polsek Peterongan. Menurut laporan yang ia dapat, pengeroyokan bermula dari postingan korban di Facebook. Korban mengunggah foto dirinya memakai atribut salah satu perguruan pencak silat.
"Kasus berawal dari korban yang memakai baju milik salah satu perguruan pencak silat, namun dia bukan salah satu warga perguruan tersebut. Lalu di-upload lah ke medsos, ada yang tidak terima mungkin gitu. Kemudian dibawalah korban ke Tembelang oleh pelaku," tandasnya.
Kapolsek Peterongan Iptu Sujadi membenarkan korban dikeroyok sejumlah pemuda di wilayah Kecamatan Tembelang. Menurut dia, korban sebelumnya dijemput oleh tiga pemuda menuju tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (31/12/20) sekitar pukul 21.00 WIB.
Baca Juga : Pria Kedungkandang Ngaku Aparat Lakukan Operasi Masker, Rampas 94 Handphone Warga
Ketiga pemuda itu adalah FR, AD dan GT. Tiga pemuda tersebut menjemput korban di rumah tetangganya dengan mengendarai dua sepeda motor. Korban lantas diajak ke TKP dan dianiaya di lokasi tersebut hingga tak sadarkan diri.
Setelah itu, lanjut Sujadi, para pelaku mengantar korban kembali ke rumah awal korban dijemput, pada Jumat (01/01/21) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
"Keadaan korban tidak sadarkan diri dengan luka lebam di bibir atas, pelipis mata dan hidung, mengeluarkan darah. Laporan, sekitar pukul 02.00 wib korban meninggal dunia," pungkasnya.