Teknologi merupakan kebutuhan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti saat ini, setiap orang mempunyai gadget berupa telepon seluler dalam hidupnya. Teknologi juga dimanfaatkan dalam ranah kedinasan. Begitu juga dengan penindakan dan pengawasan hukum di Tulungagung.
Seperti Satlantas Polres Tulungagung yang memanfaatkan teknologi dalam pengawasan operasi Lilin Semeru 2020.
Baca Juga : Mahasiswa Madura Laporkan Kasus Pemalsuan Tanda Tangan DPRD Pamekasan ke Polda Jatim
Untuk lebih mendukung kelancaran operasi ini, Satlantas Polres Tulungagung meluncurkan Mobile TMC (Traffic Management Center). Peluncuran TMC didasari oleh semakin dinamisnya operasi yang dilakukan.
Untuk penyesuaian itu, membuat cara bertindak operasi dalam tiap tahunnya selalu berubah menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Saat ini seluruh dunia mengalami pandemi Covid-19, sehingga CB dalam operasi kepolisian pun menjadi berubah dari tahun tahun sebelumnya. Hal tersebut yang menjadi latar belakang peluncuran TMC Mobile.
“Kita ketahui masa pandemi saat ini merubah tatanan kebiasaan baru kita dalam bertindak. Dalam masa pandemi ini kita diharapkan untuk menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” ucap Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto.
“Saat ini Polri dituntut untuk lebih mengedepankan upaya preventif (preventive strike) dibandingkan penegakan hukum. Sebagai pimpinan harus melakukan kontrol personel di pos-pos yang ada. Sehingga TMC Mobile ini adalah inovasi tepat yang digagas oleh Kasat Lantas,” lanjutnya.
Dengan TMC Mobile, kelancaran arus lalulintas bisa dipantau audio dan video secara real time, meski petugas tak berada di lokasi.
TMC Mobile yang diluncurkan Satlantas Polres Tulungagung adalah Truk yang dimodifikasi sehingga berfungsi sebagai komunikasi, koordinasi, komando, pengendalian dan informasi (K3I) lalu lintas di lapangan.
Baca Juga : Lapas Kelas IIB Tulungagung Terima 2 Napi Teroris
Di dalam TMC Mobile ini terdapat alat komunikasi HT, CCTV mobile yang bisa diletakkan di titik yang dibutuhkan pada saat operasi.
Tidak hanya di seputaran TMC Mobile, tapi bisa diletakkan di pos pengamanan lain maupun daerah rawan yang perlu dipantau di lapangan secara live menggunakan perangkat monitor dan CCTV mobile (CCTV yang dimodifikasi sehingga bisa dipindah sewaktu waktu) .
TMC Mobile ini juga sebagai kontrol pimpinan serta dapat menerapkan physical distancing dengan meminimalisir pertemuan dan pengecekan secara langsung ke pos tersebut guna memutus mata rantai Covid-19, serta meminimalisir potensi bahaya di pos lain dengan respon cepat dan termonitor dari TMC Mobile.
“TMC Mobile ini dibuat berdasarkan kajian teori analisis SWOT,” ucap Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno.