Ketenangan warga Blitar dikejutkan dengan kabar tewasnya seorang pejalan kaki akibat tertabrak kereta api (KA). Dilaporkan seorang kakek bernama Tember (80) tewas di tempat setelah tertabrak kereta api 452 Penataran jurusan Blitar Surabaya. Peristiwa ini terjadi di km 104+200 petak jalan Talun-Wlingi Lingkungan Ngambak Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Sabtu (12/12/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.
Informasi yang dihimpun BLITARTIMES dari kepolisian, diketahui korban adalah warga setempat. Tember mengembuskan nafas terakhir setelah mengalami luka di bagian kepala dan pinggang. “Korban meninggal di tempat setelah tertabrak kereta api. Kejadianya sekitar pukul 11.30 WIB,” terang Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi.
Baca Juga : Diduga Bunuh Diri karena Depresi Cerai, Warga Gondanglegi Ditemukan Membengkak di Sungai
Dijelaskan Imam, peristiwa kecelakaan berawal saat korban berjalan menyeberangi perlintasan KA tanpa palang pintu di Lingkungan Ngambak. Korban berjalan dari arah selatan menuju utara. Saat korban berjalan saat itu pula melintas kereta api.
“Pada saat melintasi perlintasan korban tidak menyadari kedatangan Kereta Api dari arah barat atau dari arah Blitar ke timur. Korban langsung tertabrak kereta api yang mengakibatkan korban meninggal dunia," terangnya.
Polisi yang menerima laporan kecelakaan langsung menuju ke TKP. Setiba di TKP polisi langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. “Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan visum,” pungkasnya.