free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Setelah 5 Tahun Direnovasi, Gubernur Jatim Hadiri Peresmian Masjid Al-Fattah Mojokerto

Penulis : imam sufaat - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Nov - 2020, 22:45

Loading Placeholder
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Menandatangani Peresmian Masjid Al-Fattah Kota Mojokerto (Foto: Sabriena Yully Puspita/MojokertoTIMES)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama meresmikan Masjid Agung Al-Fattah sekaligus memperingati acara Maulid Nabi Muhammad. 

Acara ini turut dihadiri oleh kurang lebih 1500 tamu undangan yang juga terdiri dari jamaah muslimat Mojokerto. Meskipun dihadiri oleh massa yang cukup banyak, acara ini tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tetap menjaga jarak saat berada di dalam masjid.

Baca Juga : Perangi Covid-19, Wali Kota Madiun Ajak Warganya Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Ika Puspitasari berharap dengan diresmikannya kembali masjid Al-Fattah pasca di renovasi dapat memberikan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. 

“Saya berharap setelah dibukanya kembali Masjid Al-Fattah dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah, sehingga dapat beribadah lebih khusyu’, dan rajin lagi untuk memanfaatkan masjid ini sebagai tempat Ibadah,” ungkap Ika Puspitasari Wali Kota Mojokerto dalam sambutan pembukaan pagi tadi, Minggu (8/11/2020).

Proses renovasi Masjid Al- Fattah terbilang cukup lama, yang memakan waktu kurang lebih 5 tahun. Beberapa pihak yang berkontribusi terkait anggaran untuk proses renovasi Masjid Al- Fattah di antaranya Pemkot Mojokerto, Pemprov Jatim serta donasi masyarakat dan jamaah dengan total jumlah kurang lebih Rp 30 Miliyar. 

Dengan proses yang tidak sebentar dan dana yang terbilang banyak, Ika Puspitasari berharap jamaah masjid dapat memaksimalkan kegiatan yang ada di Masjid Al-fattah. Wali Kota Mojokerto tersebut mengimbau agar warga aktif dalam kegiatan rutinan masjid seperti pengajian yang diadakan setiap Senin- Jumat dan kegiatan istighosah di hari Sabtu.

Khofifah yang turut hadir dalam acara peresmian juga menyuarakan agar tokoh agama seperti para kyai bersedia membantu mengaktifkan kegiatan masjid yang melibatkan milenial terutama Remaja Masjid. 

Khofifah memberi sebuah saran untuk mengaktifkan sektor prekonomian syariah digital berbasis santri yang melibatkan jiwa muda. “Sudah saatnya Remaja Masjid mulai membahas mengenai ekonomi syariah,” imbau Khofifah dalam sambutannya. 

Baca Juga : Ketahuan, Seorang Nonmuslim Pelajari Islam untuk Merusak dari Dalam

Gubernur Jawa Timur tersebut juga menjelaskan program ekonomi berbasis santri yang memang menjadi programnya di Jawa Timur. “Jika bukan berbasis pesantren, program ekonomi syariah ini juga dapat berbasis masjid Pak Kyai,” terang Khofifah mengajak Pak Kyai bersama-sama remaja masjid untuk bersinergi mengaktifkan kegitan ekonomi syariah di masjid dengan membuat produk- produk lokal. 

Produk- produk yang dibuat juga digunakan sebagai sarana menciptakan perdamaian dan pesan produktifitas pesantren atau masjid sehingga dapat dikatakan sebagai bentuk upaya memakmurkan masjid. 

Acara peresmian Masjid Al-Fattah dan Maulid Nabi 1442 H ini dimulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Setelah rangkaian acara sambutan selesai dan menuju acara inti, Khofifah dipersilahkan untuk menandatangani batu peresmian Masjid Al- Fattah diiringi sholawat Thola’al Badru sebagai pertanda bahwa masjid ini kembali dibuka secara resmi setelah 5 tahun dilakukan renovasi. Kemudian di akhir acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Mojokerto.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

imam sufaat

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---