Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa foto bersama dengan perwakilan penerima bantuan di Pamekasan, (Foto: Rozy/ JatimTimes.com)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa foto bersama dengan perwakilan penerima bantuan di Pamekasan, (Foto: Rozy/ JatimTimes.com)

Berbagai langkah terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( Pemprov Jatim) dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi, di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini.

Salah satunya berupa bantuan modal usaha bagi kelompok perempuan melalui program Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa).

Baca Juga : Pertama Memiliki Perda P4GN, DPRD Trenggalek Didatangi Tamu dari DPRD Provinsi Jateng

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Program Jatim Puspa difokuskan untuk peningkatan pendapatan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam pemulihan dampak wabah pendemi Covid-19.

"Hari ini kami menyampaikan program Puspa, pemberdayaan usaha perempuan, hibahnya adalah 2,5 juta per KPM," katanya saat menyerahkan bantuan di Pendopo Ronggosukowati, Pamekasan, Selasa (29/09/2020)

Menurutnya, KPM Jatim Puspa adalah perempuan yang memiliki usaha dan memiliki tingkat kesejahteraan di bawah rata-rata berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Mereka adalah para keluarga penerima manfaat PKH ketika mereka sudah mau mandiri maka intermediasinya adalah program untuk mereka memulai usaha mandiri UMKM," tambahnya.

Selain program Jatim Puspa, pihaknya juga menyerahkan bantuan keuangan khusus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Bank Jatim serta dari Bank UMKM.

Baca Juga : BOP dan Alat Covid-19 Diserahkan ke 663 Lembaga, Bupati Salwa: Jangan Dipotong!

"Kenapa harus bareng-bareng, biar semua terkonfirmasi dan geliat ekonomi ini supaya lebih nampak dirasakan oleh masyarakat di lini paling bawah," tutupnya.

Untuk itu, Khofifah menegaskan agar pergerakan ekonomi khususnya di Jawa Timur agar terus didorong dan pengendalian Covid-19 harus terus dilakukan.