Logo 3R (istimewa)
Logo 3R (istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang akan melihat kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah ketika ada lomba Kampung Bersih, Sehat, Indah, Asri dan Rapi (Bersinar) pada bulan Oktober mendatang. Hal itu selaras juga dengan harapan Sutiaji Wali Kota Malang, bahwa masyarakat bisa meniru kampung yang sudah menerapkan pengelolaan sampah dengan baik.

"Oktober ini kan ada lomba Kampung Bersinar. Nanti kita lihat bagaimana kebiasaan-kebiasaan masyarakat di Kota Malang yang sudah terbiasa berperilaku ramah lingkungan," ujar Kepala DLH Kota Malang Rinawati.

Baca Juga : Hanya Dapat Dana Rp 425 Ribu, Ketua RT di Surabaya Kecewa dengan Lomba Smart City

Sejauh ini menurut Rinawati, pengurangan sampah di Kota Malang sudah meningkat. Karena pihaknya menargetkan di tahun 2025 mendatang pengurangan sampah bisa mencapai 35 persen. 

"Kita melihat di laporan pengurangan sampah kita meningkat. Karena target 2025 kan untuk pengurangannya sampai 35 persen. Sekarang ada peningkatan dari 2019 kemarin 21,70 persen dan saat ini sudah meningkat sampai dengan Juni kemarin, kita update datanya sudah 22,55 persen," ungkapnya.

Dalam hal ini, Rinawati merasa sangat berterima kasih kepada masyarakat Kota Malang yang berpartisipasi untuk mengolah sampah mulai dari rumah. Hal itu juga membantu Pemerintah Kota Malang untuk mengurangi sampah yang juga sudah menumpuk di TPA Supit Urang.

"Jadi pengurangan sampahnya sudah meningkat. Berarti itu menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di dalam 3R, itu sudah meningkat juga. Semoga itu terus terjadi dan menular ke masyarakat yang lainnya," harap Rinawati.

Baca Juga : Layanan Berjalan Selama Pandemi, Sehari Dispendukcapil Kota Malang Cetak Ratusan e-KTP

"Dan harapan kami untuk mewujudkan Kota Malang yang sehat yang bersih, lingkungan berkualitas kita harus bersama-sama untuk bisa menjaga lingkungan, memelihara lingkungan," pesan Rinawati.