Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief saat menerima piagam penghargaan dari BPN Jember (foto : Izza / Jatim TIMES)
Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief saat menerima piagam penghargaan dari BPN Jember (foto : Izza / Jatim TIMES)

Informasi tentang pengurusan tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) harus tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Karena itu, perlu sinegri semua pihak, hal ini disampaikan Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief saat menghadiri acara HUT BPN ke 60 di Kantor BPN Jember.

“Akses informasi tentang PTSL ini harus betul-betul sampai kepada masyarakat, dan ini merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk para kades yang ada di desa-desa,” kata Wabup.

Baca Juga : Sukseskan Pilkada, Dispendukcapil Kota Blitar Gencar Jemput Bola Rekam E-KTP

Menurut Wabup, sinergi itu bisa dengan melibatkan pemerintahan desa, perangkat kecamatan, pemerintah kabupaten, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Wabup menegaskan semuanya berperan untuk mensosialisakan program yang telah ditunggu-tunggu masyarakat itu.

Kepada para kades, Wabup berpesan agar memanfaatkan program tersebut sebagai bagian upaya menyejahterakan masyarakat. Terlebih pelayanan pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring. “Program PTSL ini sangat ditunggu oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor BPN Kabupaten Jember, Sugeng Muljosantoso, S.H, dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa PTSL merupakan program pusat harus tetap berjalan mesksi dalam kondisi pandemi. “Dengan adanya PTSL ini, sengketa tanah akan diperkecil bahkan tidak ada karena sekarang pengukuran pakai titik kordinat,” terangnya.

Sugeng menjelaskan, pada momen ulang tahun itu juga memberikan penghargaan kepada camat dan lurah/kades. Ini bertujuan memotivasi supaya tahun depan kembali mengikuti PTSL. “Tanpa bantuan camat dan kepala desa, tidak akan berjalan lancar. Maka kami beri penghargaan. Ini  dapat menjadi spirit kepada camat dan kepala desa yang lainnya supaya mereka antusias untuk mengikuti program PTSL,” imbuhnya.

Baca Juga : Resmi, KPU Tetapkan Nomor Urut Dua Paslon Pilbup Sumenep

Penghargaan itu diberikan setiap hari ulang tahun BPN. Menurutnya, penghargaan itu wajar diberikan ke sejumlah pihak. Sebab, PTSL bisa berjalan juga karena partisipasi masyarakat, terutama kepala desa.

Lebih jauh dijelaskan, BPN Jember juga bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Ini untuk mendukung PTSL dengan anggaran kepala desa. “Wajar saja kami harus memberi penghargaan terhadap jasanya di bidang pertanahan,” pungkasnya. (*)