Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Viralnya pria Tulungagung yang menceraikan istri gegara minta jatah hubungan intim sembilan kali sehari kembali jadi perbincangan. Bahkan ditulis dalam media online ternama, berita itu bukan hanya menjadi perhatian di Indonesia, melainkan juga trending di dunia.

Disebutkan, kisah pria tersebut viral hingga diberitakan oleh portal media asal Vietnam Eva.vn.

Baca Juga : Langgar Jam Malam, Sekelompok Pemuda di Tuban Dihukum Push-up

 

Di saat pasangan lain bercerai karena masalah keuangan atau perselingkuhan, pria di kota marmer ini justru memutuskan bercerai karena merasa kewalahan setiap kali istrinya mengajak hubungan badan hingga 9 kali dalam sehari.

Jika sebelumnya dikaitkan dengan masalah psikologi, ulasan di media tersebut memfokuskan pada dugaan maniak seks pada diri istri yang jatahnya dianggap melebihi ukuran nafsu normal.

Menurut pakar komunikasi universitas Bhineka (UBHI) PGRI Tulungagung, Andreas Djatmiko viralnya kisah itu dikarenakan sering dan banyaknya media yang memberitakan.

"Karena berita sering di-blow up, karena unik dan aneh bin ajaib, seribu satu laki-laki yang tidak pingin punya istri seperti itu," kata Aa Djatmiko, yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Menurut Djatmiko, umumnya laki-laki lebih senang punya istri yang punya fantasi hubungan seksual yang lebih daripada istri yang pasif.

Sisi lain, dengan adanya perempuan yang diduga mengalami hyper sexual itu, merangsang pikiran banyak orang ingin tau siapa istri yang begitu tinggi libidonya untuk berhubungan intim itu. 

Baca Juga : Mandi Bersama Enam Teman, Dua Anak Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Song Tulungagung

 

"Mungkin juga karena banyak orang pingin tahu profil istrinya yang mana sih, sehingga orang tersebut banyak diburu orang, ditanyai istrinya yang mana," ungkapnya.

Seperti diketahui, seorang pria di Tulungagung yang telah menikah selama lima bulan memilih mengajukan perceraian karena tak kuat melayani hasrat istrinya.

Kisah ini dibagikan oleh pengacara yang menangani kasusnya, Mohammad Hufron Efendi yang mengungkapkan jika kliennya yang berinisial Bagus itu sangat mencintai istrinya. Namun, karena selalu meminta jatah batin berupa hubungan intim sembilan kali sehari, Bagus harus angkat tangan mengaku kewalahan.