Salah satu TL adaptif atau ATCS yang dipasang di kawasan Sawojajar. (Dokumentasi MalangTIMES)
Salah satu TL adaptif atau ATCS yang dipasang di kawasan Sawojajar. (Dokumentasi MalangTIMES)

Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menambah empat traffic light (TL) adaptif. 

Keempatnya akan diletakkan di kawasan Jl Raden Intan. Pemasangan TL baru itu pun memakan anggaran APBD-Perubahan 2020 sebesar Rp 4,95 miliar.

Baca Juga : Pengadaan Mamin tidak Perlu Lelang, Pemkot Malang Susun e-Katalog Lokal

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Ngoedijono menyampaikan, keempat TL baru tersebut menggunakan jaringan fiber optic dan sensor. Itu sebabnya, anggaran yang digelontorkan cukup besar. Sebab, TL yang akan ditempatkan merupakan TL adaptif yang menggunakan sistem intelligent traffic system.

"Menggunakan sensor untuk mengatur keadaan lalu lintas di kawasan tersebut," kata pria yang akrab disapa Oong tersebut.

Rencana pemasangan TL adaptif itu saat ini masih dalam tahap lelang. Jika sesuai perencanaan,  TL akan segera dipasang dalam waktu dekat setelah pemenang lelang didapatkan. Dengan begitu, diharapkan tingkat kemacetan di kawasan Raden Intan akan dapat berkurang.

Terlebih, dengan difungsikannya tol Malang-Pandaan (Mapan), jumlah kendaraan yang keluar dan masuk melalui kawasan Raden Intan semakin padat. Di sisi lain, ruas jalan dan persimpangan di kawasan Jl Raden Intan tidak proposional untuk menampung arus kendaraan dari tol. "Kawasan tersebut tidak sebanding menampung arus kendaraan yang melintas saat puncak keramaian," terang Oong.

Sehingga, antisipasi untuk kendaraan yang keluar dan masuk ke Malang melalui Tol Mapan memang perlu dilakukan. Harapannya, arus kendaraan dapat tetap terkontrol dengan baik dan tidak menimbulkan kemacetan yang panjang. "Diletakkan di tempat strategis sebagai antisipasi arus kendaraan keluar masuk tol mau ke Malang atau keluar," urai Oong.

Baca Juga : Dekati Musim Hujan, Jalan Berlubang Diperbaiki Gunakan PAK

Sebelumnya, Dishub Kota Malang telah memandang TL adaptif di berbagai titik dan pusat kemacetan di Kota Malang. Sampai saat ini, tercatat sudah ada 24 titik yang dipasang TL adaptif. Di antaranya persimpangan Ahmad Yani, Borobudur, pertigaan depan Hotel Savana, Kaliurang, Denpom, Puntodewo, dan Sawojajar.

"Total sudah ada di 24 titik. Yang baru dipasang di empat titik kawasan. Termasuk yang akan dipasang di Jl Raden Intan," pungkasnya.