Tentara Israel yang bersitegang dengan warga Palestina. (Foto: istimewa)
Tentara Israel yang bersitegang dengan warga Palestina. (Foto: istimewa)

Konflik antara Palestina dengan Israel kembali memanas. Pemicunya, seorang remaja Palestina bernama Mohammad Damir Matar (16) ditembak mati dan mayatnya sempat ditahan oleh pasukan tentara Israel. 

Dikutip dari Al-Jazeera pada hari Jumat (21/8/2020), Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan bahwa peristiwa penembakan terhadap remaja Palestina tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2020) di Desa Deir Abu Meshal yang juga berdekatan dengan Ramallah. 

Baca Juga : Minta Bantuan Provinsi, Kota Malang Tunggu 28 Alat Ventilator untuk Pasien Covid-19

Selain Mohammad, saat dilakukan evakuasi, terdapat tiga orang remaja Palestina yang ditembak tentara Israel. Dua dari ketiganya dibawa oleh Bulan Sabit Merah Palestina ke rumah sakit di sekitar Ramallah. 

Kepala Dewan Lokal Deir Abu Meshal Emad Zahran mengungkapkan bahwa salah satu remaja Palestina yang menjadi korban penembakan sempat ditahan oleh tentara Israel. "Mohammad ditahan saat fajar setelah ditembak oleh tim tentara pendudukan Israel," ungkapnya.

Zahran mengatakan bahwa pihak keluarga diiberi tahu mengenai kematian Mohammad yang ditembak dan sempat ditahan oleh tentara Israel beberapa jam setelah penahanan. Namun pihak tentara Israel tidak langsung menyerahkam mayat remaja tersebut. 

Sementara itu, pihak tentara Israel mengeluarkan pernyataam bahwa pihaknya telah menembak sekelompok warga Palestina di dekat Ramallah. Penembakan tersebut dilakukan dengan alasan dan tuduhan bahwa remaja Palestina tersebut membawa bahan bakar dan ban. Israel menduga akan digunakan untuk menyerang kendaraan warga Palestina. 

"Pasukan Israel menggagalkan operasi di dekat Desa Deir Abu Meshal ketika mereka melihat sebuah sel yang memiliki bahan untuk menyalakan bom molotov dan ban karet yang mereka nyalakan untuk melukai kendaraan sipil," ungkap pihak tentara Israel dalam sebuah pernyataan. 

Baca Juga : Rumah Juragan Penggilingan Tebu Terbakar, Butuh 4 Unit Mobil Pemadam untuk Jinakkan Api

Sebelumnya pada Minggu (16/8/2020) konflik Palestina dengan Israel kembali memanas saat pihak Israel menutup zona area penangkapan ikan di lepas pantai jalur Gaza. 

Seperti yang dilansir dari Associated Press, hal itu dilakukan tentara Israel setelah adanya peluncuran roket dari Hamas yang dibalas dengan serangan udara Israel. 

Padahal jika dilihat ke belakang, Israel sebelumnya juga telah melakukan persempitan area zona penangkapan ikan yang diizinkan bagi nelayan Palestina.