Rumah Juragan Penggilingan Tebu Terbakar, Butuh 4 Unit Mobil Pemadam untuk Jinakkan Api | Jatim TIMES

Rumah Juragan Penggilingan Tebu Terbakar, Butuh 4 Unit Mobil Pemadam untuk Jinakkan Api

Aug 20, 2020 17:35
Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api. (Foto : Istimewa)
Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api. (Foto : Istimewa)

Sebuah bangunan rumah sekaligus tempat usaha penggilingan tebu di Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, ludes terbakar, Kamis (20/8/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, insiden kebakaran yang terjadi di tempat usaha milik Samsudin (47) ini terjadi sekitar pukul 10.45 WIB.

Baca Juga : Geger Temuan Relief di Piyungan, Pemilik Lahan Menduga Bekas Bangunan Biasa

”Penyebab kebakaran karena pembakaran sampah yang merembet ke rumah mertua saya,” kata menantu korban, Januar Suhardi, ketika dikonfirmasi sesaat setelah insiden kebakaran terjadi.

Kepada media online ini, pria yang akrab disapa Hardi ini menjelaskan kronologi terjadinya kebakaran dirumah mertuanya tersebut. Menurut dia, sebelum kebakaran terjadi, mertuanya sempat menyiram air di sekitar lokasi kejadian, sebelum akhirnya membakar sampah.

”Yang dibakar itu sampah rumah tangga. Biasanya memang dibakar. Tapi karena anginnya pas lumayan kencang, membuat api pembakaran sampah itu merembet ke rumah mertua meski sebelumnya sudah disiram air di sekitar lokasi pembakaran sampah,” ucap Hardi.

Mengetahui adanya kebakaran, korban dan keluarganya serta dibantu warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena api terus menjalar, kejadian inipun akhirnya dilaporkan ke PPK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang.

”Mertua saya ini memiliki usaha penggilingan tebu. Sedangkan rumah yang terbakar karena pembakaran sampah yang merembet itu selama ini juga dijadikan sebagai gudang penyimpanan ampas tebu,” terang Hardi.

Terpisah, Kepala Seksi PPK Kabupaten Malang Agus Suyanto, yang mendapat laporan adanya kebakaran, langsung menerjunkan beberapa personel ke lokasi kejadian. ”Guna memadamkan kebakaran, kami mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian,” ucap Agus.

Baca Juga : Beredar Kabar 7 Warga Binaan Lapas Meninggal, Ini Penjelasan Kalapas Klas 1 Surabaya

Dari empat unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan tersebut, tiga di antaranya dari PMK Kabupaten Malang dan satu unit lainnya dari PT Pindad.

Meski sempat kewalahan lantaran banyak material yang mudah terbakar, dipastikan tidak ada korban jiwa atas insiden kebakaran tersebut. ”Api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta,” pungkasnya.

 

Topik
kebakaran di malang Pemadam Kebakaran Berita Malang

Berita Lainnya