H. Sugirah (pakai kopiah) Cawabup menerima potongan tumpeng dari I Made Cahyana Negara, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)
H. Sugirah (pakai kopiah) Cawabup menerima potongan tumpeng dari I Made Cahyana Negara, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)

Pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Banyuwangi dari PDI Perjuangan yang akan ikut dalam kontestasi  dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 telah dipastikan.

Melalui rekomendasi yang telah turun dari DPP dan disampaikan kepada pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi dalam rapat internal di kantor sekretariatnya, Minggu (5/7/ 2020). 

Baca Juga : Pengamat: Kawin Paksa Whisnu-Eri di Pilwali Surabaya Belum Tentu Damaikan Faksi PDIP

Di mana pasangan calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi dari PDI Perjuangan jatuh kepada Ipuk Fiestiandani dan H Sugirah.

"Agenda rapat DPC PDI Perjuangan Banyuwangi hari ini adalah penyampaian hasil rekomendasi dari DPP. DPP memberikan rekomendasi pada pasangan Ipuk Fiestiandani dan H Sugirah sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati," ucap I Made Cahyana Negara, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi kepada wartawan usai rapat.

Rekomendasi paslon yang yang diusung dalam Pemilihan Bupati/wakil Bupati  Banyuwangi  tersebut  tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1659/IN/DPP/VII/2020 tertanggal 2 Juli 2020 dan ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan  Bambang Wuryanto dan Sekjen DPP Hasto Kristiyanto. 

Made menuturkan, dengan turunnya surat rekomendasi tersebut, DPP PDI Perjuangan juga memerintahkan pada seluruh jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Pengurus Anak Cabang, seluruh kader dan simpatisan partai, untuk menjalankan, mengamankan  dan berjuang maksimal dalam memenangkan pasangan Ipuk-Sugirah sebagai Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi masa bakti 2021-2026.

 "Untuk langkah selanjutya nanti akan kami bahas pada Rapar Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus). Kami akan melakukan  konsolidasi sampai pada tingkat bawah," tegas pria yang juga Ketua DPRD Banyuwangi ini. 

Dia menambahkan, meskipun dari jumlah kursi PDI Perjuangan Banyuwangi bisa mengusung calon sendiri, namun dalam kontestasi pilkada mendatang pihaknya masih terbuka peluang atau kesempatan berkoalisi dengan partai politik lain yang ada. 

Baca Juga : Dukungan untuk Henry-Yasin kian Kuat, PKB Gelar Konsolidasi Jelang Pilwali Blitar

Bagi politisi berkacamata tersebut, membangun dan memajukan Kabupaten Banyuwangi akan lebih mudah dilakukan dengan gotong royong dan bersama-sama.

"Sampai saat ini parpol yang sudah jelas berkoalisi adalah Partai NasDem. Adapun parpol  lainnya kan masih tahap penjajakan, tunggu saja kabar selanjutnya," pungkas Made mengakhiri sesi wawancara.