Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat menjawab pertanyaan awak media terkait tujuh konsep ketangguhan di Kampung Tangguh Desa Sitirejo, Jumat (29/5/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat menjawab pertanyaan awak media terkait tujuh konsep ketangguhan di Kampung Tangguh Desa Sitirejo, Jumat (29/5/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Wilayah Malang Raya serta sejumlah daerah di Indonesia menjadi prioritas dalam pengejawantahan new normal atau kelaziman baru hidup dalam pandemi Covid-19. 

Salah satu konsep yang diusung untuk menghadapi new normal, khususnya di Jawa Timur yakni dengan menggeber program Kampung Tangguh. 

Baca Juga : Pemkot Kediri Keluarkan SKB Pelaksanaan Pernikahan Bagi Warga Non Muslim, Seperti Apa?

Kabaharkam (Kepala Badan Pemelihara Keamanan) Polri Komjen Pol. Agus Andrianto mengungkapkan, ada 7 konsep dalam Kampung Tangguh yang harus dikuatkan. 

"Konsep Kampung Tangguh ini sangat luar biasa. Ada tujuh ketangguhan, tangguh SDM, tangguh kesehatan, tangguh logistik pangan, tangguh informasi, tangguh keamanan, tangguh psikologi, tangguh budaya ini merupakan suatu hal yang sangat luar biasa," ungkap Agus kepada awak media, Jumat (29/5/2020).

Agus didampingi oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Kapusdokkes Polri, Kapolda Jawa Timur, Kapolres Malang, Dandim 0818, Danrem 083 Baladhika Jaya dan Bupati Malang mengunjungi Kampung Tangguh Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Agus menuturkan, Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz yang mengintruksikan untuk meninjau daerah-daerah di Provinsi Jawa Timur. 

Pasalnya, Provinsi Jawa Timur juga mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo yang disebabkan perkembangan pasien Covid-19 yang terus meningkat. 

"Ini tentunya (Jawa Timur) karena zona merah, menjadi perhatian Bapak Presiden. Oleh karena itu pada saat ratas, Bapak Presiden menyampaikan kepada TNI-Polri untuk ikut membantu mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia," ucap Agus saat memberikan sambutan di Balai Desa Sitirejo, Jumat (29/5/2020). 

Agus juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. M. Fadil Imran yang telah membangun sejumlah Kampung Tangguh di Jawa Timur bekerja sama dengan para relawan yang berada di desa. 

Tidak terkecuali dengan Kampung Tangguh yang terdapat di Desa Sitirejo, Agus menaruh apresiasi lebih terhadap gagasan tujuh konsep tangguh yang dihasilkan dari pembinaan pemerintah daerah dan desa, jajaran TNI-Polri dan pihak-pihak terkait.
 

Baca Juga : Kota Batu Punya 4 Kampung Tangguh, Wali Kota: Saya Berharap Punya Semua

Kemudian Agus juga mengimbau untuk kesiapan seluruh masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia, khususnya Indonesia. 

"Kesiapan masyarakat melawan segala hal termasuk keamanan, kesehatan, ketahanan pangan, mudah-mudahan apa yang menjadi kecemasan FAO bahwa akan terjadi krisis pangan dunia, ini menjadi suatu hal yang bisa kita hindarkan," kata Agus. 

Sementara itu, Agus juga berharap jika tujuh konsep ketangguhan yang terdapat di Kampung Tangguh Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dapat dilaksanakan oleh seluruh desa-desa atau perkampungan yang terdapat di Provinsi Jawa Timur. 

"Kalau ini dikembangkan akan sangat efektif, kalau di setiap desa memiliki ketangguhan yang tujuh tadi, insya allah akan menjadi kekuatan yang luar biasa di Jawa Timur, ini sangat luar biasa perannya," harapnya. 

Lebih lanjut, Agus juga menegaskan bahwa pada saat ini, masyarakat harus bersiap-siap untuk beradaptasi dengan pola hidup baru yang lebih menyehatkan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan diri masyarakat sendiri. 

"Saya rasa virus corona ini kan tidak akan hilang. Virus ini akan selalu ada, seperti virus-virus yang lain. Kita beradaptasi dengan pola hidup baru, supaya kita tetap produktif, namun dengan protokol kesehatan yang baik," pungkasnya.