Wakil Bupati Lumajag Ir. Indah Amperawati Ketika melakukan sosialisai pemakaian masker (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Wakil Bupati Lumajag Ir. Indah Amperawati Ketika melakukan sosialisai pemakaian masker (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Wakil Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati M.Si memahami keinginan masyarakat Lumajang yang mulai rindu dengan rutinitas yang sebelumnya sudah biasa dilakukan dengan bebas tanpa persyaratan apapun.

Namun dalam usaha pengendalian Covid-19 ini, masyarakat harus memahami sejumlah ketentuan, agar penyebaran Covid-19 benar-benar bisa dihentikan.

Baca Juga : Ini Konsep New Normal Life di Malang Raya yang Disiapkan Gubernur Jatim

Dalam unggahan di akun Facebook pribadinyanya, Bunda Indah, panggilan akrabnya, menyebut sejumlah tempat kuliner di Lumajang, yang sudah tentunya sangat dirindukan masyarakat Lumajang, untuk kembali bisa dinikmati dengan suasana yang nyaman, tanpa dihantui oleh ketakutan akan Covid-19.

"Siapa yang tidak rindu ibadah di masjid, gereja, klenteng, pura, kongkow minum kopi di warung Cak Sukur, makan tahu campurnya Mak Rus, Sego Babat Mak Sira, Angsle Cak Kadir, Rujak Meduro Ghozali, Kupang Mbak Rri, Es Campur Jelita, Rujak Tuplik, Semarak Pasar Klojen dan lain-lain. Hmmmmmm semua pasti sama dengan yang saya rasakan..rindu itu semua, kangen kabeh, kerong kabbi," tulis Bunda Indah pada aku Facebooknya.

Selanjutnya Bunda Indah mengajak masyarakat untuk melawan Corona dengan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

"Ayo rek ojo dialem Corona kuwi ben nggak nglunjak, tapi dilawan dengan tetap melaksanakan aktivitas ekonomi, tetapi harus melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin. Lha kalau protokol tidak dilakukan, ingah ingih nang dalan gak nggawe masker, kumpul tanpa jaga jarak, kapan marine corona ikiiii...wong iku hewan kecil sing sakjane gampang banget kok melawannya," tulis Bunda Indah kemudian.

Wabup Lumajang kemudian memberikan alasan kenapa dirinya bersama dengan Cak Thoriq (Bupati Lumajang=red) selalu gencar melakukan sosialisasi penggunaan masker. Semua itu dilakukan agar kehidupan warga Lumajang bisa kembali normal

Baca Juga : Pemkab Tulungagung Resmi Tutup Sementara Pelayanan Dispendukcapil

"Kenapa Cak Thoriqul Haq dan saya getol masuk mall, masuk pasar, masuk perkampungan dll, karena kami ingin perubahan perilaku hidup sehat menjadi sebuah kebiasaan pada masyarakat Lumajang. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak saat ini harus menjadi budaya kalau ingin aktivitas ekonomi kembali normal," urainya kemudian.

Dalam unggahan yang sama Wabup Lumajang juga meyakinkan masyarakat bahwa sebenarnya tubuh manusia bisa melawan Corona, asal seseorang dalam kondisi sehat.

"Bagi yang tidak punya penyakit penyerta asal ketahanan tubuhnya kuat, virus itu pasti kalah dg antibody kita. Antibodi dibuat oleh sel darah putih sebagai respons untuk membantu tubuh melawan bakteri, virus, dan racun, serta menjaga tubuh dari berbagai penyakit dan infeksi. Oleh karena itu perilaku hidup sehat dan masker itu penting," tulisnya lagi.