Bupati Blitar Rijanto memimpin langsung sidak di Pasar Wlingi.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Bupati Blitar Rijanto memimpin langsung sidak di Pasar Wlingi.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Tidak kenal lelah mengayomi dan melayani masyarakat, Bupati Blitar Rijanto bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak atau sidak di pasar tradisional di Kabupaten Blitar, Sabtu (23/5/2020).

Dalam sidak ini, bupati memantau langsung harga bahan pangan serta ketersediaanya jelang Hari Raya Idul Fitri. Bupati bersama Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya dan Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto sekaligus ingin melihat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di pasar tradisional yang merupakan pusat keramaian.

Baca Juga : Wali Kota Dewanti Imbau Warganya Salat Idulfitri di Rumah

Sasaran utama dari sidak ini adalah pasar tradisional di Kecamatan Wlingi yang merupakan pasar terbesar dan merupakan sentral pasar di Kabupaten Blitar. Bupati turun langsung karena ingin mengetahui harga bahan-bahan pokok yang berada di pasaran semenjak bulan Ramadan dan mendekati Lebaran.

“Hari ini saya bersama Forkopimda turun langsung cek harga dan ketersediaan pangan. Saat ini merupakan puncak masyarakat berburu bahan pangan untuk kebutuhan Lebaran. Kami ingin memastikan ketersediaan pangan dan keamanan masyarakat karena saat ini kita dalam situasi kondisi pandemi corona (covid-19),” ungkap Bupati Blitar Rijanto.

Dikatakan bupati, jelang Lebaran pengunjung di Pasar Wlingi mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Namun, meski ramai, bupati memuji kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan. Bupati melihat warga selalu menjaga jarak dan memakai masker untuk melindungi diri dari ancaman virus covid-19.

“Tentunya kita mengetahui semua bahwa menjelang Lebaran,  pengunjung di pasar cukup ada peningkatan. Tapi alhamdulillah di Wlingi  ini mayoritas pengunjungnya disiplin. Sebagian besar warga memakai masker dan kalau belanja tidak berjubel uwel-uwelan. Kalaupun ada yang kami ingatkan, jumlahnya hanya satu dan dua orang," tukas bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat itu.

Lebih lanjut dalam kesempatan ini, bupati bersama Forkopimda tak henti-hentinya memberikan edukasi kepada warga pasar untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Warga diingatkan supaya selalu memakai masker saat berada di tempat umum.

“Turun langsung ke pasar tidak hanya cek harga-harga. Kami  juga edukasi warga supaya jaga jarak dan selalu memakai masker. Masker salah satu protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah covid-19. Kita harus bersama-sama memutus rantai penyebaran covid-19. Selain masker, jangan lupa juga untuk rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, jaga jarak serta tidak bersalaman. Insya Allah pandemi ini bisa kita lalui dan semuanya akan kembali normal dan kita bisa beraktivitas seperti biasanya,” tandas bupati.

Baca Juga : DPRD Dorong Wali Kota Blitar Segera Isi Kekosongan Jabatan 6 Kepala OPD

Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya menyampaikan, berdasarkan sidak, diketahui hingga saat ini belum terjadi lonjakan harga bahan pangan yang signifikan di Kabupaten Blitar. Bupati juga memastikan stok bahan pangan dan sembako di Pasar Wlingi masih tersedia.

“Alhamdulilah tidak terjadi lonjalan harga yang signifikan. Kami pastikan harga-harga berada dalam kondisi stabil dan stoknya berada dalam kondisi aman,” terang orang nomor satu di Polres Blitar itu.

Dalam kesempatan ini, kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan saat berbelanja di pasar tradisional.

“Pasar merupakan pusat keramaian. Kami imbau ke masyarakat yang berbelanja untuk menerapkan protokol kesehatan dengan physical distancing (jaga jarak). Jangan lupa gunakan masker dan mencuci tangan untuk memutus rantai penularan covid-19,” pungkasnya.(Adv/Kmf)