Humas Dokjreng FC, Dani Kristian saat membawa jersey pemain yang dilelang (Dani Kristian)
Humas Dokjreng FC, Dani Kristian saat membawa jersey pemain yang dilelang (Dani Kristian)

Dokjreng FC menyiapkan 100 buah alat pelindung diri (APD) yang rencananya akan diberikan kepada dua rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Malang yakni RSUD Kanjuruhan dan RS Hasta Husada. Rencananya penyerahan akan dilakukan Rabu (20/5/2020) besok.

Lelang jersey pemain yang digagas Dokjreng FC mendapatkan respon baik dari masyarakat. Dana yang dihimpun lebih dari target awal tim. Hasilnya akan disumbangkan dalam bentuk APD dan paket sembako.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Berduka Syahidnya Perawat Puspita Beserta Janin

"Ada dua tujuan Rumah Sakit untuk awal. Kami serahkan langsung kepada pihak rumah sakit besok (Rabu)," kata CEO Dokjreng FC, Yanuar Tri Firmanda.

Yanuar mengatakan dirinya tidak akan sendirian dalam proses penyerahan. Akan ada beberapa pemain lain yang ikut serta dalam penyerahan APD tersebut, mereka antara lain adalah Jayus Hariono, Johan Ahmat Farizi dan Edy Gunawan.

Kebetulan pemain yang hadir berdomisili di sekitar Kepanjen. "Sementara ada 3 pemain yang hadir. Semoga ada tambahan pemain lainnya nanti," terangnya.

Saat ini masih ada beberapa jersey yang dalam proses lelang dan Dokjreng FC juga akan melanjutkan lelang jika ada permintaan. Kegiatan ini sekaligus bentuk solidaritas teman-teman pemain kepada masyarakat Malang Raya, mengingat mereka juga berasal dari Malang.

"Masih ada beberapa jersey lain. Hasilnya nanti akan kami buat bagi sembako," jelasnya.

Dengan hasil lelang tersebut, Yanuar berharap semoga bisa sedikit membantu tenaga medis dan masyarakat karena menurutnya hasil lelang jersey nilainya masih kecil.

Baca Juga : Viral Postingan Netizen Ingin Jabat Tangan Pasien Covid-19, PPNI Jember Angkat Bicara

"Kami ucapkan terima kasih kepada donatur yang sudah membantu. Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban tenaga medis," ungkap Yanuar.

Disisi lain, Dokjreng FC juga turut prihatin atas kabar duka dari petugas medis yang gugur dalam tugasnya. Bahkan, Yanuar mengimbau masyarakat membantu tugas tenaga medis untuk tetap dirumah agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.

"Mari jaga diri dengan tetap dirumah. Jangan meremehkan dan tetap jaga kesehatan," tutupnya.