Ilustrasi penipuan CPNS yang diwarning Pemkab Malang (Ist)
Ilustrasi penipuan CPNS yang diwarning Pemkab Malang (Ist)

Pengumuman rekrutmen CPNS 2019 telah resmi dibuka oleh pemerintah pusat. 

Dimana, dengan dibukanya pengumuman itu, masyarakat bisa secara langsung melakukan proses pendaftaran sesuai dengan pilihan yang akan diikuti.

Di tahun 2019 ini, tak hanya pemerintah daerah yang membuka peluang CPNS, tapi berbagai kementerian dan kelembagaan pun ikut serta membuka lowongan untuk jadi para pegawainya.

Untuk Provinsi Jawa Timur (Jatim) lowongan CPNS 2019 terdapat 1.817 formasi yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). 

Dengan rincian tenaga pendidik sebanyak 1.133, tenaga kesehatan 322, dan tenaga teknis sebanyak 362. 

Dari total kebutuhan formasi tersebut terdapat formasi khusus yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas sebanyak 36 dan cumlaude sebanyak 36.

Khusus untuk Kabupaten Malang, alokasi yang diterima sebanyak 527 formasi di tahun 2019 ini.

Dimana tenaga pendidik sejumlah 254, tenaga kesehatan 102 dan tenaga teknis 171 orang.

Walau jumlah kuota itu dianggap kurang dengan kebutuhan CPNS di Kabupaten Malang, keputusan tersebut tak bisa diganggu gugat daerah. 

"Itu kewenangan pusat walau kebutuhan kita tinggi, tapi kalau sudah kuotanya segitu kita terima," ucap Didik Budi Muljono Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Senin (11/11/2019).

Didik Budi melanjutkan, hal itu telah diputuskan oleh pusat dengan diresmikannya pengumuman rekrutmen CPNS 2019. 

"Karena itu silahkan masyarakat untuk mendaftar sesuai petunjuk yang ada. Kita imbau juga para pelamar agar berhati-hati terhadap modus penipuan," ujarnya.

Imbauan itu didasarkan pada berbagai kasus penipuan kepada masyarakat setiap lowongan CPNS dibuka. 

Walau berkali-kali diimbau, masih ada pelamar yang masih tertipu dengan berbagai modus para oknum itu.

Hal inilah yang kembali diimbau oleh Pemkab Malang kepada masyarakat yang akan melamar menajdi CPNS. 

Didik Budi menegaskan, bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat membantu dan menjamin kelulusan pelamar dalam seleksi CPNS 2019. Bahkan, bila ada yang membawa-bawa nama pejabat sekalipun.

"Jangan termakan rayuan orang yang mengatasnamakan pegawai  atau pejabat tinggi pemerintahan serta menjanjikan bisa memasukkan menjadi PNS dengan imbalan sejumlah uang," tegas Didik Budi.

Terkait berbagai informasi resmi rekrutmen CPNS 2019, eks Inspektur Kabupaten Malang ini mengarahkan pelamar untuk mengakses dan mencari informasi dari laman resmi pemerintah.

"Domain pemerintah itu go.id. Sedangkan untuk media sosial pastikan akun itu telah terverifikasi sebagai official milik pemerintah," imbuhnya.

Disinggung harapan lain selain tak lagi adanya pelamar di Kabupaten Malang yang terkena tipu oknum. 

Didik Budi juga berharap, kuota yang diberikan oleh pusat bisa terisi semua dan bisa lolos dari berbagai tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Ini harapan kita semua, sehingga berbagai posisi kosong saat ini bisa terisi. Walaupun sekali lagi cukup banyak sebenarnya yang kita butuhkan untuk mengisi berbagai formasi di OPD Kabupaten Malang," ucapnya.

Dari berbagai data yang dirangkum, untuk pelamar CPNS 2019, proses rekrutmennya dilakukan lewat portal SSCASN BKN, yaitu https://sscasn.bkn.go.id.

Sedangkan untuk jadwalnya adalah sebagai berikut :
Pembukaan pendaftaran: 11 November 2019
Verifikasi berkas: 13 November 2019
Penutupan pendaftaran: 24 November 2019
Penutupan verifikasi: 12 Desember 2019
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 16 Desember 2019
Masa sanggah: 16-19 Desember 2019
Pengumuman sanggah: 26 Desember 2019
Pengumuman pelaksanaan SKD: Januari 2020
Pelaksanaan SKD: Februari 2020
Pengumuman hasil SKD: Maret 2020
Pelaksanaan SKB : Maret 2020
Integrasi nilai SKD dan SKB: April 2020
Pengusulan penetapan NIP: April 2020
Rangkaian jadwal CPNS 2019 itu, menurut Badan Kepegawaian Nasional (BKN), masih bisa berubah.