Sumur di Wilayah Rawan Mengering, Pemkab Malang Lakukan Monitoring
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
28 - Aug - 2025, 04:37
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai melakukan mitigasi ke sejumlah wilayah guna mengantisipasi dampak bencana kekeringan. Hasilnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menemukan sejumlah sumur warga mulai mengering meskipun pasokan air sejauh ini masih relatif aman.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, beberapa laporan sumur warga yang mulai mengering tersebut ditemukan saat BPBD Kabupaten Malang melakukan monitoring dan koordinasi di Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Baca Juga : Ribuan Masyarakat Kabupaten Malang Terima Bansos Senilai Rp 16,1 Miliar dari Gubernur Jatim
"Untuk saat ini, kebutuhan air masih aman walaupun perangkat desa menyampaikan ada beberapa laporan dari warga terkait sumur yang sudah mulai mengering," ujar Sadono, Kamis (28/8/2025).
Kondisi sejumlah sumur warga yang mulai mengering tersebut, disampaikan Sadono, dilaporkan terjadi di Dusun Sidomukti khususnya di RT 21. "Sesuai laporan perangkat desa, di Desa Ringinsari ada penampungan air milik PDAM. Namun ada beberapa RT yang tidak tercover pipanisasi yang dilakukan oleh pihak PDAM. Yakni di Dusun Krajan RT 9 dan Rt 10, Desa Ringinsari," bebernya.
Perlu diketahui, upaya mitigasi bencana kekeringan oleh Pemkab Malang melalui BPBD tersebut berlangsung sejak Senin (25/8/2025) hingga hari ini, Kamis (28/8/2025). Sasarannya meliputi sejumlah wilayah rawan kekeringan mulai dari Kecamatan Kalipare, Sumberpucung, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Donomulyo, Pagak, hingga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Sementara hasil monitoring dan koordinasi dengan perangkat desa untuk di wilayah Desa Segaran, Kecamatan Gedangan saat ini masih aman. "Di Dusun Sumberkotes yang tahun lalu (2024) mengalami kesulitan air bersih, saat ini sudah tertangani dikarenakan pipanisasi dari PDAM sudah mengalir," ujar Sadono.
Bergeser ke Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, hasil koordinasi dengan kepala desa untuk saat ini kebutuhan air masih aman. Terlebih beberapa hari terakhir juga masih sering terjadi hujan.
"Selain itu, untuk pipanisasi dari PDAM juga sudah mulai mengalir pada beberapa wilayah di Desa Harjokuncaran," imbuhnya.
Sementara hasil koordinasi dengan Perangkat Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, untuk saat ini sumur bor milik warga masih mencukupi kebutuhan air bersih. Di mana, debit air pada Sumber Air Mbah Kasian juga masih mencukupi bagi kebutuhan warga termasuk untuk irigasi persawahan.
"Hasil koordinasi dengan pihak Kecamatan Kalipare, untuk saat ini belum ada laporan kekurangan air bersih dari warganya," tuturnya.
Lanjut, hasil koordinasi dengan Perangkat Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung menunjukkan, untuk saat ini HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) yang dikelola oleh Bumdes Karangkates masih mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga.
Baca Juga : Belanja Cantik, Pemkab Banyuwangi Tumbuhkan Budaya Berbagi Kalangan Aparatur Sipil Negara
"Koordinasi dengan pihak Kecamatan Sumberpucung menyebut, untuk saat ini belum ada laporan kekurangan air bersih dari warganya," tuturnya.
BPBD Kabupaten Malang juga telah berkoordinasi dengan Perangkat Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Hasilnya diketahui, untuk saat ini kebutuhan air bersih masih tercukupi.
"Kondisi cuaca di Desa Sumberoto juga terpantau masih sempat terjadi hujan ringan," ujarnya.
Kondisi yang sama juga ditemukan BPBD Kabupaten Malang saat berkoordinasi dengan Perangkat Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak. Di mana, untuk saat ini kebutuhan air bersih masih tercukupi. Di sana, kondisi cuaca setidaknya hingga Rabu (28/8/2025) juga terpantau masih turun hujan dengan intensitas ringan.
Sementara pada hari ini, Kamis (28/8/2025), BPBD Kabupaten Malang juga melakukan monitoring ke sejumlah wilayah rawan terdampak bencana kekeringan. Yakni meliputi kegiatan monitoring di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur dan Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan.
"Sementara ini untuk kebutuhan air bersih di Desa Bandungrejo masih tercukupi. Kondisi cuaca pada siang tadi (Kamis, 28/8/2025) terpantau terjadi hujan ringan. Koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Bantur, untuk saat ini belum ada laporan kekurangan air bersih dari warga," ujarnya.
Pada saat yang sama, kondisi cuaca di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan terpantau juga mengalami hujan ringan pada Kamis (28/8/2025) siang. "Dari hasil koordinasi kami dengan Perangkat Desa Tumpakrejo, untuk saat ini kebutuhan air bersih di sana masih tercukupi," pungkas Sadono.
