Bupati Situbondo Pimpin Bersih-Bersih di Besuki, 5 Ton Sampah Diangkut

Editor

A Yahya

27 - Aug - 2025, 03:29

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat memimpin kegiatan bersih-bersih sampah di pesisir Besuki, Rabu (27/08/2025). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES - Gerakan peduli lingkungan terus digencarkan di Kabupaten Situbondo. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio memimpin langsung aksi bersih-bersih sampah di kawasan Kali Juma’in dan pesisir Pantai Besuki, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan yang menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), komunitas pecinta lingkungan, serta ratusan warga ini mengusung tema “Merdeka dari Sampah Plastik.”

Baca Juga : Beredar Isi Gugatan Cerai Pratama Arhan ke Azizah Salsha: Tak Hubungan Badan Setahun? 

Tak hanya sekadar membersihkan sungai dan pantai, aksi ini juga menjadi momentum edukasi penting bagi masyarakat. Mas Rio menegaskan bahwa persoalan sampah bukan masalah kecil. “Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya saat memantau jalannya kegiatan.

Bupati Rio mengapresiasi partisipasi seluruh pihak. “Ide ini sudah saya pikirkan sejak masa kampanye, ketika melihat kondisi Kali Juma’in yang memprihatinkan. Saya ingin kawasan ini bersih, bahkan bisa jadi destinasi wisata, layaknya Kalijodo di Jakarta,” ungkapnya.

Menurutnya, Situbondo menghasilkan 50 ton sampah setiap hari. Jika tidak ada langkah nyata, kondisi ini akan menjadi ancaman serius. “Kali Juma’in punya potensi besar. Lokasinya strategis di tengah kota Besuki. Dengan penataan yang tepat, sungai ini bisa jadi daya tarik wisata,” ujarnya.

Rio optimistis, aksi kecil ini akan membawa dampak besar, sebab menurutnya jika tidak ada yang memulai mencotohkan maka susa masyarkat mau berbuat. “Kita mulai dengan hal sederhana. Saya yakin dalam 2-3 tahun, Situbondo bisa bebas sampah, khususnya di kawasan perkotaan. Semua harus bergerak, dari anak sekolah sampai masyarakat umum,” tandasnya.

Ia juga berharap gerakan ini melahirkan duta lingkungan dari berbagai kalangan. “Kita butuh agen perubahan, yang mampu menularkan kebiasaan bersih. Ini bukan tugas pemerintah saja, tapi tugas kita bersama,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Situbondo berencana memperluas aksi serupa di seluruh kecamatan. Pemerintah akan menggandeng komunitas, sekolah, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat untuk mewujudkan Situbondo bebas sampah plastik.

Baca Juga : 65 Pengendara Terjaring Operasi Gabungan Satlantas Situbondo, Berikut Jenis Pelanggarannya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Akhmad Yulianto, menjelaskan bahwa aksi ini juga disertai sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengurangan Sampah Plastik. “Kami ingin warga bijak menggunakan plastik, tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai dan laut,” ujarnya.

Menariknya, DLH turut membagikan 300 bibit pohon buah dan pupuk kompos kepada masyarakat. Harapannya, langkah ini bisa menumbuhkan kesadaran menanam pohon dan mengurangi sampah organik.  “Kami ingin aksi ini tidak berhenti hari ini, tapi berlanjut jadi kebiasaan,” imbuh kadis DLH Situbondo itu.

Hasil dari kegiatan ini cukup mengejutkan. Tim gabungan berhasil mengangkut sekitar 12 truk sampah, setara dengan 5 ton. Sampah yang terkumpul didominasi plastik dan limbah rumah tangga. “Angka ini menunjukkan bahwa kita harus lebih serius mengatasi masalah sampah,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa, kabupaten situbondo, situbondo, yusuf rio wahyu prayogo, mas rio,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette