KAI Commuter Tambah Kapasitas Angkut di Surabaya, Kursi Penumpang Naik hingga 65 Persen
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Dede Nana
23 - May - 2026, 07:13
JATIMTIMES – KAI Commuter melakukan penyesuaian sarana operasional untuk layanan Commuter Line di wilayah Surabaya dengan meningkatkan kapasitas tempat duduk penumpang secara signifikan. Jika sebelumnya satu kereta hanya menyediakan 64 kursi, kini kapasitasnya bertambah menjadi 106 tempat duduk per kereta.
Penyesuaian tersebut dilakukan pada layanan Commuter Line Jenggala dan Commuter Line Arjonegoro selama proses perawatan besar armada Kereta Rel Diesel (KRD) yang tengah berlangsung pada Mei 2026.
Baca Juga : Double Degree UIN Maliki Malang-KMUTT Thailand Jadi Strategi Perluas Jejaring Akademik Global
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan layanan transportasi masyarakat tetap berjalan optimal sekaligus meningkatkan kapasitas angkut penumpang.
“Agar mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan optimal selama proses perawatan berlangsung, KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik oleh lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3),” ujar Karina, Sabtu (23/5/2026).
Penyesuaian sarana tersebut diterapkan untuk layanan Commuter Line Jenggala relasi Babat/Indro–Surabaya/Mojokerto/Sidoarjo serta Commuter Line Arjonegoro relasi Bojonegoro/Babat–Surabaya/Sidoarjo.
Menurut Karina, perubahan armada tersebut tidak hanya dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional selama masa konservasi KRD, tetapi juga membawa dampak positif terhadap kenyamanan dan kapasitas layanan penumpang. “Sebelumnya hanya ada 64 tempat duduk per kereta, kini jadi 106 tempat duduk,” katanya.
Dengan tambahan kapasitas tersebut, jumlah kursi penumpang meningkat sekitar 65 persen dibanding armada sebelumnya. Selain kapasitas yang lebih besar, rangkaian Kereta Ekonomi K3 juga dilengkapi fasilitas toilet di setiap kereta sehingga kenyamanan perjalanan penumpang ikut meningkat.
“Hal ini diharapkan mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat serta memberikan kenyamanan pengguna dalam menggunakan layanan Commuter Line,” tambah Karina.
Baca Juga : Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KORMI Surabaya, Armuji Upayakan ada Dukungan Pembinaan dari Pemkot
Meski terjadi penyesuaian armada, sistem penjualan tiket tetap menggunakan skema yang berlaku saat ini. Untuk Commuter Line Arjonegoro, okupansi penjualan tiket ditetapkan sebesar 120 persen dari kapasitas tempat duduk, sedangkan Commuter Line Jenggala mencapai 150 persen dari kapasitas kursi tersedia.
KAI Commuter menegaskan penyesuaian formasi rangkaian ini bersifat sementara hingga proses perawatan besar sarana KRD selesai dilakukan. Perusahaan memastikan proses konservasi dilakukan secara menyeluruh dan terukur guna menjamin aspek keselamatan operasional, terutama pada sistem pengereman dan teknis armada lainnya sebelum kembali dioperasikan penuh.
Selain itu, KAI Commuter mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan guna memastikan ketersediaan tempat duduk.
“Kami juga mengingatkan pengguna untuk senantiasa menjaga barang bawaan dan mendampingi putra-putri selama dalam perjalanan,” pungkas Karina.
