JATIMTIMES - Stasiun Malang mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pertengahan Mei 2026 dibanding long weekend Hari Buruh awal Mei.
Dalam kurun lima hari, total penumpang yang dilayani mencapai 36.363 orang, naik sekitar 43 persen dibanding periode libur panjang awal Mei yang tercatat 25.333 penumpang.
Baca Juga : Bupati Sanusi Apresiasi Garam Tunnel Sumberoto Donomulyo yang Produksinya Meningkat 8 Ton Per Bulan
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya, selama masa angkutan libur Kenaikan Yesus Kristus pada 13-17 Mei 2026, Stasiun Malang melayani 18.895 penumpang berangkat dan 17.468 penumpang datang.
Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibanding long weekend Hari Buruh pada 30 April hingga 3 Mei 2026, yang mencatat total 25.333 penumpang. Saat itu, penumpang berangkat sebanyak 12.126 orang dan penumpang datang 13.207 orang.
Dengan demikian ada tambahan sekitar 11.030 penumpang pada libur pertengahan Mei, atau melonjak hampir setengah dari periode sebelumnya. Menariknya, pada libur Kenaikan Yesus Kristus, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang lebih tinggi dibanding yang datang.
Hal ini menandakan banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk bepergian ke luar kota. Sebaliknya, saat long weekend Hari Buruh, penumpang yang datang ke Malang justru sedikit lebih banyak dibanding keberangkatan.
Puncak arus penumpang pada libur pertengahan Mei terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026, yang bertepatan dengan hari pertama libur panjang. Pada hari itu, sebanyak 4.244 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Malang, sementara 4.420 penumpang tiba.
Aktivitas di stasiun pun meningkat tajam, namun seluruh operasional tetap berjalan lancar. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan lonjakan penumpang ini dipengaruhi tingginya minat masyarakat untuk berwisata selama libur panjang.
Baca Juga : Blue Matcha vs Green Matcha, Mana yang Lebih Sehat dan Cocok Dikonsumsi?
“Momentum libur panjang ini dimanfaatkan masyarakat untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Malang, sehingga turut mendorong peningkatan jumlah penumpang kereta api menuju wilayah tersebut,” kata Mahendro.
Ia menambahkan, seluruh perjalanan kereta api selama masa libur panjang berlangsung aman dan terkendali. Pihak KAI terus menjaga ketepatan waktu serta mengutamakan keselamatan sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan.
“Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat,” tutupnya.