10 Mahasiswa Kurang Mampu di Kota Batu Terbantu Lulus Sarjana, Baznas Kembali Usulkan Program Beasiswa
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
27 - Jul - 2024, 02:51
JATIMTIMES - Puluhan siswa lulusan SMA sederajat dengan kondisi ekonomi kurang mampu telah lulus sarjana di perguruan tinggi. Mereka yang mendapatkan beasiswa bantuan yang diprogramkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batu untuk keluarga kurang mampu.
"Bahwa pendidikan khususnya perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk lepas dari kemiskinan. Maka ada beasiswa sarjana yang disalurkan pada yang kurang mampu dari Baznas," ujar Ketua Baznas Kota Batu Abu Sufyan saat ditemui di kantornya, belum lama ini.
Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional, Dinsos P3AP2KB Kota Malang Komitmen Lindungi Hak Anak
Ia menyampaikan, 10 lulusan SMA asal Kota Batu dari keluarga kurang mampu diketahui telah lulus sarjana dari perguruan tinggi karena beasiswa tersebut. Baznas Kota Batu bakal kembali memprogramkan pengajuan beasiswa sarjana ke Baznas Provinsi Jatim untuk membantu keluarga kurang mampu tahun depan.
"Syaratnya selain yang bersangkutan memang merupakan keluarga kurang mampu kami sirvei dan data. Serta anaknya ada keinginan untuk melanjutkan pendidikan," kata dia.
Sufyan menyebutkan, bahwa penyaluran bantuan beasiswa sudah menjadi porsi tersendiri dari hasil perolehan zakat, infaq dan sedekah. Khususnya Baznas Jatim telah mengalokasikan dan diberikan kesempatan pada Kota Batu untuk mengajukan calon sarjana dari keluarga miskin.
Selain kurang mampu, syarat lain mereka harusnya diketahui tak mendapatkan beasiswa dari berbagai unsur instansi lain. Sehingga tidak ada penerimaan bantuan ganda diterima calon mahasiswa.
Dikatakan Sufyan, hingga tahun ini pihaknya sudah menyalurkan ke sekitar 11 mahasiswa kurang mampu asal Kota Batu. Di antaranya mereka kuliah di Universitas Negeri Malang selama kurang lebih 4 tahun dibiayai.
"Beasiswa khusus perguruan tinggi bagi orang yang tidak mampu tapi ingin jadi sarana sudah disalurkan. Yang sudah lulus 10 orang dari 11 yang kita biayai sampai selesai," bebernya.
Dikatakan, satu mahasiswa lagi disebut bakal lulus tahun ini. Mengenai kapan akan dibuka kembali peluang beasiswa sarjana itu, Sufyan mengaku bakal terbuka kembali tahun depan dengan pengajuan dan survei Baznas.
Baca Juga : Ziarah Wali Lima Gratis Bersama Bakal Calon Wali Kota Malang Mas Dwi, Jemaah Ungkap Rasa Syukur
Sebab, kebijakan bantuan beasiswa perguruan tinggi itu juga menyesuaikan dengan kemampuan anggaran di provinsi dan daerah. Serta memperhatikan pada aturan peogram beasiswa tersebut pada masing-masing perguruan tinggi yang disasar.
"Ada program satu keluarga satu sarjana. Kemarin disyaratkan satu perguruan tinggi harus tiga orang. Ini yang kita masih tawarkan dan ajuka yang memang benar-benar sesuai. Karena kami tidak ingin sekadar membiayai tetapi keinginan aiswanya tidak ada," sebutnya.
Anggaran yang diberikan untuk beasiswa kurang mampu itu sekitar Rp 3 juta per anak per semester. Jika ternyata ada kekurangan maka akan disampaikan kemudian hari untuk bisa penambahan. Namun proses itu jarang dilakukan.
Tahun 2025 nanti, Baznas Kota Batu selaku organisasi pemerintah non struktural bakal kembali melakukan pendataan. Dimana beasiswa sarjana bagi warga tidak mampu itu akan dimaksimalkan tepat sasaran. Program beasiswa tersebut akan diusulkan ke Baznas Provinsi Jatim.
"Untuk tahun depan nanti sekitar segitu lagi. 11 orang untuk beasiswa, tahun ini masih menyelesaikan yang satu belum lulus," imbuh Sufyan.
