BPBD Jatim Kebut Pemulihan Infrastruktur Terdampak Bencana Hidrometeorologi

06 - Jun - 2024, 01:23

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto meninjau infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi.


JATIMTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur (BPBD Jatim) mulai mengebut pemulihan sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan, musim pancaroba yang berlangsung saat ini menjadi momentum tepat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. Dia menegaskan, akan memantau ketat setiap tahap pengerjaan. 

Baca Juga : Tim Sepak Takraw Banyuwangi Optimistis Mampu Mendulang Medali di Popda JatimĀ 

Karena itu, Gatot Soebroto telah meninjau langsung sejumlah lokasi yang sedang mengawali pekerjaan perbaikan. Di antaranya, di Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun.

Di Magetan, Gatot meninjau dua lokasi, yakni, perbaikan tanggul sungai di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, yang rusak akibat tergerus banjir 28 Februari lalu, dan perbaikan jembatan ambrol di Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol, yang longsor akibat tergerus arus sungai setempat, setahun lalu.

Sedangkan di Kabupaten Madiun, peninjauan dilakukan terhadap kegiatan perbaikan jembatan dan talud sungai di Desa Ketandan, Kecamatan Dagangan. Infrastruktur tersebut rusak akibat banjir dan longsor pada 27 Desember 2023. 

Berdasar peninjauan di lokasi, perbaikan infrasturktur di tiga titik tersebut, kini baru dimulai. Karena masih awal pengerjaan, maka capaian progres rata-rata masih antara 0-10 persen. 

"Kita memang ingin melihat posisi nol persen dari kegiatan ini. Nanti 50 persennya seperti apa dan 100 persennya juga seperti apa," jelasnya melalui keterangan resmi, Kamis (5/6/2024).

Baca Juga : Sempat Surplus, Neraca Perdagangan Jatim Kembali Defisit USD 395,44 Juta

Dalam peninjauan yang berlangsung pada Rabu (4/6/2024) itu, turut serta pula Kepala Bakorwil Madiun Heru Wohono Santoso, sejumlah pejabat eselon III di lingkungan BPBD Jatim, dan Kalaksa BPBD setempat.

Gatot Soebroto mengatakan, peninjauan perbaikan infrastruktur terdampak bencana ini sengaja dilakukan guna percepatan progres kegiatan yang baru dikerjakan. Ia ingin memastikan setiap tahapan bisa berjalan lancar.

"Kami berharap, proses pemulihan infrastruktur terdampak bencana ini nanti bisa dilakukan dengan cepat, agar bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat," harapnya.


Topik

Pemerintahan, bpbd jatim, gatot soebroto, bencana hidrometeorologi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette