Warga Ungkapkan Kejengkelan, Tri Rismaharini Diminta Introspeksi Diri

27 - Nov - 2020, 05:47

Tri Rismaharini


Hadirnya video yang menggambarkan warga menyanyikan yel-yel kejengkelan terhadap Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini menuai beragam pendapat. Ada yang mengkritik, tapi tak sedikit pula yang malah meminta Risma introspeksi diri. 

Yel-yel spontanitas itu menunjukkan ketidakpuasan warga terhadap Risma. Meski demikian, ada pula yang menghubungkan video itu dengan kampanye Pilwali Kota Surabaya.

Baca Juga : SMRC Sebut Kepuasan kepada Wali Kota Risma 97 Persen, Suko Widodo Heran: Seperti Malaikat!

Direktur Komunikasi Tim Pemenangan MAJU (Machfud Arifin-Mujiaman) Imam Syafii menyikapi video itu. Imam mengatakan, sebenarnya dari paslon, baik Machfud Arifin maupun Mujiaman, tak pernah mengarahkan relawan atau pendukung melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan polemik di Pilwali Surabaya.

“Itu spontanitas dari warga saja. Selama ini baik Pak Machfud maupun Pak Mujiaman selalu menekankan agar pendukung mengedepankan kampanye yang damai,” ujar pria yang juga mantan jurnalis media nasional itu.

Menurut Imam, sejak awal pasangan Maju ingin komitmen menjadikan Pilkada Surabaya ini damai dan berintegritas.

“Buktinya kami kan datang dalam deklarasi Pilwali Surabaya yang damai dan berintegritas saat diadakan KPU maupun Bawaslu. Yang tidak hadir kan malah paslon satunya lagi. Ini fakta, bisa di-googling beritanya kala itu,” ujar Imam.

Mengenai adanya video warga yang tak puas dengan Risma dan meneriakkan yel-yel, Imam berbalik meminta politisi PDIP itu melakukan introspeksi diri. Apalagi yang meneriakkan yel-yel itu sebagian besar merupakan kelompok pendukung yang mengatasnamakan diri Banteng Ketaton.

Kelompok ini sebagian besar kader PDIP yang pada Pilwali Surabaya 2010 dan 2015 kemarin memberikan dukungan total pada Risma. Bahkan, pada Pilwali Surabaya 2010, mereka ini termasuk “pasukan siap mati”. 

Mereka yang berada di garda depan ketika Pilwali Surabaya 2010 berujung pada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). “Mungkin mereka saking kecewanya pada Risma. Jadi bisa jadi itu ungkapan spontanitas di luar kuasa kami,” ujar Imam.

Sebagai mantan direktur di sebuah televisi swasta, Imam juga beberapa kali mengalami kekecewaan terhadap Risma. Terutama ketika Risma tidak menerima kritik membangun yang dilayangkan lewat pemberitaan anak buahnya.

“Risma itu kalau dikritik langsung marah dan minta wartawan yang meliput diganti. Kan cara-cara seperti ini tidak benar,” lanjutnya.

Baca Juga : Komisi B Soroti Deviden PDAM Surya Sembada, Minta Dibagi Tahun Mendatang

Jadi, di balik pencitraan yang dibangun selama ini, sebenarnya memang banyak juga orang-orang yang mengalami kekecewaan terhadap Risma.

Sementara itu, Ketua Banteng Ketaton Surabaya, Sri Mulyono Herlambang menanggapi santai tentang viralnya video yel-yel Banteng Ketaton. Hal tersebut merupakan bentuk eksplisit dari semangat yel-yel, mengalahkan pilihan Risma, Eri-Armuji.

"Cuma yel-yel. Jangan baper!" kata Herlambang seperti dikonfirmasi media, Kamis (26/11).

Ia mengakui adanya pernyataan Hancurkan Risma menimbulkan banyak persepsi. "Sekali lagi saya tegaskan, itu dibuat sebagai penyemangat. Bukan provokasi," ungkap Herlambang.

Dikatakan Herlambang, bentuk yel semangat tersebut dianalogikan sebagai pendukung fanatik. "Kalau anda pernah lihat sepak bola di stadion antara Persebaya dan Arema atau sebaliknya atau tim lain, sering para suporter meneriakkan yel-yel," terang dia.

Sehingga, kalimat di dalam yel-yel itu adalah penyemangat pasukan Banteng Ketaton untuk 'menghabisi' suara paslon 01 di Pilkada Surabaya 2020. "Kalau baper ya sangat disayangkan. Apalagi berpura-pura playing victim. Berarti mereka kalah dalam menebarkan semangat," pungkas dia.

Terpisah Fuad Bernardi selaku anak sulung dari Risma merasa prihatin dengan beredarnya video tersebut. "Salah apa bu Risma? Kalau kata hancurkan beliau sebagai wali kota, berarti mau menghancurkan program-program yang dijalankan beliau selama 10 tahun," ujarnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette