Polsek Gumukmas Bekuk Spesialis Pencuri Minimarket Asal Jakarta
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
16 - Nov - 2020, 12:07
Dua sepesialis pelaku pencurian minimarket di Kabupaten Jember berhasil dibekuk jajaran Polsek Gumukmas.
Kedua pelaku masing-masing Bonia (51) dan Bambang Hariyanto (58). Keduanya, yang berasal dari Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, ditangkap saat menjalankan aksi mencuri susu bayi di salah satu minimarket di Gumukmas.
Baca Juga : Kasun Aniaya Pemuda "Tahan Lama" di Lokalisasi, Pemerintahan Dusun Kosong Jabatan
Bahkan dari pengakuan pelaku kepada penyidik, selama berada di Jember, dirinya sudah beraksi di 15 TKP minimarket. Modus pelaku mencuri makanan bayu tersebut saat kondisi minimarket ramai pengunjung.
"Alhamdulillah kami kemarin telah ungkap kasus pencurian toko waralaba yang notabene para pelaku berasal dari Jakarta.Modus pelaku yaitu mencari toko yang ramai pengunjung dan saat lengah, pelaku langsung mengambil susu dan dimasukkan ke dalam jaket," ujar Kapolsek Gumukmas Iptu Subagio.
Kapolsek menambahkan, para pelaku ini merupakan jaringan antar-provinsi yang memang spesialis toko warabala. Dan dari hasil interogasi, pelaku ini menjual hasil kejahatan ke daerah Bekasi dengan cara dikirim lalu uang tersebut dikirim ke Jember via transfer
"Pelaku tidak hanya menjalankan aksinya berdua, tapi ada satu temannya lagi yang saat ini kami lakukan pengejaran. Mereka merupakan komplotan sindikat,” ujar kapolsek.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu buah mobil yang dijadikan sarana kejahatan, susu bayi, parfum, celana dalam dan beberapa barang lainnya. Jika ditotal, mencapai ratusan ribu.
Baca Juga : Kerap Menipu untuk Nongkrong di Kafe, Pria Ini Dibekuk Polisi Tulungagung
“Selama menjalankan aksinya di 15 TKP, pengakuan pelaku sudah mengantongi uang lebih dari 12 juta rupiah. Pelaku sendiri kami jerat dengan pasal 362 dengan ancaman 7 tahun penjara," imbuh Subagio.
Selain 15 TKP di Kabupaten Jember, pelaku juga menjalankan aksinya di beberapa minimarket yang ada di Bali dan Banyuwangi. “Sasaran mereka memang toko minimarket berjaringan,” pungkas kapolsek.
