Promo Perumahan Dominasi Pemasangan Iklan Liar di Kabupaten Malang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
19 - Oct - 2020, 10:38
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang disibukkan dengan penertiban keberadaan pemasangan iklan liar. Meski nyaris setiap minggu menggelar oprasi penertiban, namun keberadaan iklan bodong tersebut masih marak dijumpai di beberapa sudut Kabupaten Malang.
Hal itu dikeluhkan langsung oleh Sekretaris Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang, saat dikonfirmasi media online ini beberapa waktu lalu.
Baca Juga : Lagi-Lagi Macet Dikeluhkan, Dewan Kembali Usul Pembangunan Jalan Baru
”Kalau soal jumlah pastinya saya harus melihat data dulu, tapi selama ini yang marak kita temui saat penertiban adalah pemasangan iklan perumahan (bodong, red),” kata pria yang akrab disapa Mando ini saat menjawab pertanyaan soal iklan bodong produk apa yang mendominasi di Kabupaten Malang.
Sekedar informasi, dijelaskan Mando, iklan bodong yang dimaksud adalah jenis pemasangan iklan yang tidak memiliki izin dan berpotensi menyebabkan kerugian pemerintah daerah. Sebab tidak membayar pajak dan menyalahi ketetapan yang sudah ditentukan.
Ketetapan yang dimaksud tersebut, tercantum dalam Perda (Peraturan Daerah) Nomor 11 tahun 2019.
Merujuk pada Perda tersebut, dijelaskan Mando, selain iklan bodong, pemasangan iklan yang dipasang di pohon, tiang listrik, hingga di fasilitas umum juga layak untuk ditertibkan.
”Kita jalan terus kalau itu (penertiban iklan liar, red) cuma kita kan terbatas personel. Ada 2 regu atau 16 personel yang kita kerahkan untuk menertibkan iklan bodong,” ucap Mando.
Guna menyiasati keterbatasan personel, Satpol PP berinisiatif untuk melakukan giat penertiban secara berkelanjutan.
Sejauh ini, lanjutnya, tak kurang dalam sebulan minimal ada 3 giat penertiban iklan liar yang dilakukan oleh personel berseragam coklat ini.
”Kita (Satpol PP) tetap jalan, sesuai PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) kegiatan penertiban iklan ada kurang lebih 18 giat lagi sampai dengan akhir tahun ini (2020),” sambungnya.
Untuk sasaran penertibannya sendiri, dijelaskan Mando, dilakukan secara random di seluruh wilayah di Kabupaten Malang.
”Wilayah penertibannya kita lakukan secara acak, soalnya wilayah Kabupaten Malang luas. Misalnya pada minggu kemarin, kami menyasar wilayah (Kecamatan) Bululawang,” ungkap Mando.
Dari data yang dihimpun Satpol PP Kabupaten Malang, sejauh ini wilayah paling rawan pemasanan iklan liar adalah di kecamatan yang ada di lingkar Kota Malang...