Dorong Ketahanan Pangan di Kota Blitar, Wali Kota Santoso Serahkan Bantuan Alsintan
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Yunan Helmy
03 - Sep - 2020, 12:58
Untuk menunjang kemajuan bidang pertanian, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani yang ada di Bumi Bung Karno, sebutan daerah tersebut.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Blitar Santoso di Agrowisata Belimbing Karangsari, Rabu (2/9/2020). Hadir dalam agenda ini, Sekda Kota Blitar Rudi Wijanarko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar Ir Rodiyah, kelompok tani penerima bantuan dan tamu undangan lainya.
Baca Juga : Serahkan Kartu Tani, Wabup Jember Ungkap Soal Pengurangan Kuota Pupuk Bersubsidi
Bantuan tersebut meliputi handtractor sebanyak 3 unit masing-masing diserahkan kepada Poktan Margo Mulyo 1 Kelurahan Karangsari, Poktan Setia Kawan 5 Kelurahan Ngadirejo, dan Poktan Ngudi Makmur Kelurahan Klampok. Kemudian handspayer sebanyak 10 unit diberikan kepada Poktan Rukum Makmur Kelurahan Pakunden 1 unit, Poktan Setia Kawan Kelurahan Ngadirejo 4 unit dan Poktan Barat Makam Kelurahan Klampok 1 unit. Bantuan pompa air portable sebanyak 1 unit diberikan kepada Poktan Rumpun Tani Kelurahan Tanggung.
Wali Kota Blitar Santoso mengungkapkan bantuan alsintan yang diserahkan itu merupakan wujud komitmnen Pemkot Blitar untuk mensejahterakan petani. Khususnya dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas di bidang pertanian.
“Bantuan ini untuk membantu petani kami. Bantuan ini akan dikelola oleh Gapoktan. Nanti secara bergilir gapoktan akan mengatur siapa yang nanti meminjam dan memakai agar alsintan ini awet dan terpelihara,” terang Santoso.
Dikatakanya, Pemkot Blitar memberikan perhatian serius kepada para petani. Menurut Santoso, petani saat ini berada dalam kondisi yang berat sehingga perlu terus didampingi dan dibantu agar dapat mewujudkan ketahanan pangan dan berdaya secara ekonomi.
“Petani ini dalam posisi yang berat. Disaat musim panen tiba-tiba harga gabah itu turun karena permainan dari tengkulak. Bila tidak ada intervensi dari Dinas Pertanian maka petani selamanya akan dirundung malang. Kadang-kadang pupuk itu terjadi kelangkaan. Oleh sebab itu, kami dorong intervensi dari Dinas Pertanian sehingga petani bisa lancar mengelola pertanian,” paparnya.
Lebih dalam Santoso menyampaikan, bantuan alsintan ini juga sebagai apresiasi Pemkot Blitar terhadap petani yang tetap eksis dalam situasi pandemi covid-19...