JATIMTIMES - Sebuah surat berkop Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendadak viral usai beredar luas di media sosial. Surat tersebut berisi undangan rapat persiapan pernikahan putri Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.
Dalam unggahan akun X (dulu Twitter) @blank0429, tampak surat bernomor 402/SU/PR.01.03/08/2025 dengan kop BNPB. Surat itu ditujukan untuk menghadiri rapat yang digelar di Aula Sutopo Purwo Nugroho lantai 15, Graha BNPB, Jalan Pramuka Kavling 38, Jakarta Timur, pada Rabu (13/8/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian.
Baca Juga : Kalender Jawa Minggu Pon, 24 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik
“Selingan Permisi, punten, kulonuwun, tabik.. Apa sekarang sudah boleh pakai kop surat, fasilitas & segala macam yg sumber pembiayaannya dari Negara untuk keperluan pernikahan anak Pejabat ya? Yg tahu infonya please pencerahannya ??? [Pernikahan Putri Kepala BNPB],” tulis akun tersebut.
Unggahan itu menuai reaksi beragam dari warganet. Beberapa menyoroti dugaan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.
“Apakah bangsa ini begitu sulit membedakanana kepentingan pribada mana kepentingan pekerjaan?? Sial banget kita jadi bangsa seperti itu.....,” komentar akun @parody****.
“Haduhhh ... itu bukannya termasuk penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi ... ? coba nanti harus masuk mata pelajaran waktu retreet berikutnya ...,” tulis akun @rgh*****.
“Apasih yg nggak boleh buat pejabat dikonoha, selama pemimpin nya omon2 semua nya bakal gini terus,” sindir akun @yopi*****.
Menanggapi viralnya surat tersebut, Sekretaris Utama BNPB Rustian buka suara. Ia menegaskan bahwa surat itu ditujukan khusus untuk panitia yang dibentuk oleh Kepala BNPB.
“Undangan tersebut ditujukan kepada panitia (pernikahan putri Kepala BNPB) yang sudah ditentukan oleh beliau. Panitia ini ada internal BNPB ada juga sebagian angkatan beliau,” ujar Rustian, dikutip Antara, Minggu (24/8/2025).
Rustian menjelaskan bahwa Suharyanto telah menunjuk wedding organizer (WO) untuk mengurus pernikahan. Namun, sebagian pegawai internal BNPB ikut dilibatkan untuk membantu WO.
“Dengan sudah terbentuknya panitia ini maka perlu diadakan rapat pertama kalinya untuk membantu WO yang beliau tunjuk,” tambahnya
Baca Juga : Pencuri di Lawang Viral saat Kepergok Warga, Nyaris Jadi Sasaran Amuk Massa
Rustian mengakui rapat memang dilakukan di ruang Graha BNPB. Alasannya, Kepala BNPB dan jajaran internal memiliki keterbatasan waktu sehingga rapat dilakukan berbarengan dengan agenda di kantor. “Itu (rapat persiapan pernikahan putri Kepala BNPB) di luar jam kantor,” kata Rustian.
Ia juga menjelaskan soal penggunaan kop surat BNPB. Menurutnya, hal itu karena agenda yang padat dan perlu ada koordinasi cepat antara panitia internal dengan WO.
“Beliau sangat sibuk dan kami juga di BNPB juga sibuk ke daerah masing-masing sehingga waktu itu lah bisa dikumpul kan (rapat) dan di waktu itu bisa dilaksanakan (rapat) sehingga memakai kop BNPB,” terangnya.
Rustian pun menyampaikan permintaan maaf bila hal itu menimbulkan sorotan publik. “Jika seandainya itu ada permasalahan ya kami atas nama panitia menyampaikan terima kasih atas koreksinya sehingga di kemudian hari kami akan memperbaiki hal tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rustian memastikan tidak ada dana BNPB yang dipakai dalam proses pernikahan anak Kepala BNPB. Menurutnya, dukungan dari internal BNPB hanya berupa tenaga dan pemikiran.
“Beliau mewanti-wanti ke saya berdua, tidak akan ada menggunakan anggaran yang ada di BNPB,” pungkas Rustian.