free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Apa Yang Harus Dilakukan jika Terlanjur Terkena Campak? Ini Penjelasan Dokter

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

23 - Aug - 2025, 19:06

Loading Placeholder
Ilustrasi seorang anak terkena campak. (Foto: Alodokter)

JATIMTIMES - Kasus campak kembali menjadi sorotan di Indonesia setelah merebak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pemerintah daerah bahkan telah menetapkan wabah ini sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Data per 21 Agustus 2025 mencatat 2.035 kasus suspek campak, mayoritas menyerang balita. Dari jumlah tersebut, 17 anak dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga : Suli Daim DPRD Jatim Desak Pemprov Verifikasi Data Bansos dan Hapus Penerima jika Dipakai Judol

Kondisi ini menunjukkan bahwa campak bukan penyakit biasa, melainkan masalah serius yang bisa memicu komplikasi hingga berakibat fatal.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan jika seseorang sudah terlanjur terkena campak?

Gejala Awal Campak yang Perlu Diwaspadai

Campak adalah penyakit menular yang ditularkan melalui droplet saat penderita batuk atau bersin. Gejala awal sering menyerupai flu, seperti demam, pilek, batuk, dan mata berair. Dua hingga empat hari kemudian, muncul ruam merah di kulit yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh.

Virus campak bisa menular bahkan sejak empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelah ruam terlihat, sehingga risiko penyebarannya sangat tinggi.

Apa yang Harus Dilakukan jika Sudah Terkena Campak

Menurut dokter spesialis anak subspesialis infeksi dan penyakit tropis, Hinky Hindra Irawan Satari, anak yang sedang menderita campak tidak bisa diberikan vaksinasi.

“Kalau lagi sakit, enggak bisa divaksinasi. Kalau setelah sembuh, sebagian besar yang terkena campak, dia kebal seumur hidup,” jelas Hinky.

Namun, meski sudah kebal terhadap campak, anak tetap perlu imunisasi. Di Indonesia, vaksin yang tersedia adalah MR (Measles dan Rubella) yang melindungi dari dua penyakit sekaligus.

“Di Indonesia kan yang tersedia vaksinnya MR, jadi gimana disuntik MR boleh apa enggak? Dianjurkan, karena vaksin itu kan virus yang dilemahkan, si virus yang dilemahkan dalam komponen vaksin itu akan dinetralisir oleh antibodi yang telah dimiliki anak itu. Tapi kan rubella anak itu belum punya, nanti kekebalan rubellanya akan terbentuk,” tambahnya.

Baca Juga : Mahasiswa Asal Probolinggo Tertangkap Saat Edarkan Puluhan Botol Arak Ilegal di Situbondo

Risiko Komplikasi yang Harus Diantisipasi

Campak bukan hanya soal demam dan ruam. Penyakit ini dapat memicu komplikasi serius, terutama pada anak dengan gizi buruk.

Dokter Prima Yosephine dari Kementerian Kesehatan RI menjelaskan anak dengan gizi buruk bisa berakibat fatal jika terkena campak. “Kalau campak mengena ke anak yang gizinya jelek, maka anak ini biasanya langsung disertai dengan komplikasi diare berat, bahkan bisa sampai ke pneumonia, radang paru, radang otak.” jelasnya. 

Selain itu, campak juga berisiko menyebabkan infeksi selaput otak yang dapat membuat penderita kehilangan penglihatan. Dalam kondisi berat, penyakit ini bisa berujung pada kematian jika tidak segera ditangani.

Langkah Penting jika Anak Terkena Campak

Jika anak terlanjur terkena campak, ada beberapa langkah penanganan yang bisa dilakukan:
• Istirahat cukup agar tubuh lebih cepat pulih.
• Cukupi asupan cairan untuk mencegah dehidrasi.
• Pantau suhu tubuh, berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter jika demam tinggi.
• Hindari kontak dengan orang lain karena campak sangat menular.
• Segera ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda komplikasi seperti diare berat, sesak napas, atau kejang.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan tentang campak yang kini menjadi KLB di Sumenep. Semoga informasi membantu. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---