JATIMTIMES - Pascabencana cuaca ekstrem melanda sebagian wilayah Kota Batu sejak Rabu (20/8/2025), sejumlah rumah warga di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan serius.
Jumat (22/8/2025), jajaran Pemkot Batu meninjau langsung dan menyalurkan bantuan darurat dan rehabilitasi pasca bencana.
Baca Juga : Heboh DPR Dapat Tunjangan Rp 50 Juta, 5 Tahun Bisa Punya Rumah Rp 3 M?
Ada empat rumah warga yang dikunjungi, yaitu milik keluarga Karmidi dan keluarga Muslikin Handoko di Dusun Sabrangbendo, keluarga Rudianto, serta keluarga Harsono di Dusun Kedung.
"Keempat keluarga ini mengalami kerusakan cukup berat pada bagian atap rumah akibat terjangan angin kencang," ungkap Nurochman, Kamis (21/8/2025).
Selain itu, ada sejumlah rumah lain di Desa Giripurno yang terdampak, di antaranya rumah milik Nur Cholis, Mila Irawati, Dandy Krisdiyanto, Slamet Sugianto, Sumarto, dan M. Sholikin Shofii. Kerusakan yang dialami rata-rata terjadi pada bagian atap rumah, bahkan salah satu rumah kaca atau green house budidaya jamur milik M. Sholikin Shofii juga mengalami kerusakan cukup parah.
"Bantuan diberikan santunan kepada para korban yang diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memberi semangat kepada warga," ucapnya.
Pria yang disapa Cak Nur itu juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah tindak lanjut bagi warga terdampak. Yakni menyiapkan perbaikan rumah yang rusak akibat angin kencang, dengan bantuan material utama sekaligus penataan konstruksi agar lebih aman di kemudian hari.
Baca Juga : Bupati-Wakil Bupati Tulungagung Segera Bangun Gedung Sekolah Terdampak Longsor di Pagerwojo
Sebagai tindak lanjut, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) akan memberikan bantuan material utama untuk memperbaiki rumah-rumah yang terdampak.
Sementara itu, BPBD Kota Batu menyalurkan bantuan logistik, termasuk terpal, guna mendukung pekerjaan perbaikan rumah serta kebutuhan darurat para korban.