JATIMTIMES - Jajaran Polres Jember, terus melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di setiap Polsek jajaran, seperti yang dilakukan jajaran Polsek Jelbuk Jember pada Rabu (20/8/2025) yang digelar di halaman Mapolsek.
Wilayah Polsek Jelbuk berbeda dengan beberapa Polsek lainnya di Jember, dimana Polsek Jelbuk memiliki wilayah terluar, dimana ada beberapa wilayah yang harus ditempuh melewati Kabupaten tetangga yakni Bondowoso.
Baca Juga : Fraksi PKB DPRD Jatim Soroti Porsi Belanja Operasi: Terlalu Tinggi, Masih Rutin Oriented
Untuk menjangkau pendistribusian beras SPHP diprogram GMP ke wilayah desa terluar, Kapolsek Jelbuk AKP. Brisan Immanula, menggerakkan jajaran Bhabinkamtibmas disejumlah pelosok desa.
"Kami menyiapkan 1,5 ton untuk gerakan pangan murah, dimana gerakan pangan murah ini, sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan harga pangan (sphp) ditengah masyarakat," ujar Kapolsek Jelbuk AKP. Brisan Imannula.
Untuk wilayah Jelbuk, pihaknya selain melakukan di halaman Mapolsek, juga memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk sosialisasi dan pendistribusian ke warga, terlebih jarak tempuh antara desa ke Mapolsek cukup jauh, bahkan ada yang berjarak 25 km dan harus lewat wilayah kecamatan Maesan Bondowoso.
"Jadi untuk menjangkau warga yang jauh dari Mapolsek, kami juga melakukan jemput bola, dan kolaborasi bersama kepala desa, dimana beberapa warga menggunakan sistem titip dalam pembelian beras, karena ada yang gak punya kendaraan," bebernya.
Baca Juga : Ini Tanggapan Ketua Dewan soal Pergantian Pj Sekda Kabupaten Malang
"Kami tidak mungkin menggelar pasar murah di halaman Mapolsek saja, karena beberapa desa cukup jauh dan terpencil, seperti warga Desa Sucopangepok, untuk menyiasati ini, kami mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk pendistribusiannya," pungkasnya. (*)