free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Dukung Adipura 2025, Satpol PP Kabupaten Jember Batasi Jam Jualan PKL Kawasan Alun-alun

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Dede Nana

14 - Aug - 2025, 09:28

Loading Placeholder
Sudut jalan di kawasan alun-alun Jember yang sepi dari lapak PKL

JATIMTIMES – Menjelang pelaksanaan Adipura 2025 dan mulai memasuki tahapan penilaian, Satpol PP Kabupaten Jember mulai menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Alun-alun Jember dengan membatasi jam berjualan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Jember Bambang Rudianto saat ditemui di ruang kerjanya. “Dalam beberapa hari terakhir, kami memang menertibkan beberapa pedagang yang berjualan di kawasan Alun-alun Jember, terutama lapak PKL seperti rombong yang dibiarkan di pinggir jalan,” ujar Bambang Rudi.

Baca Juga : Ratusan Supoter hingga Tifo Gundala Semangati Tim Basket SMAN 9 Kota Malang Bersama JTN Trans

Selain menertibkan lapak PKL, Kasatpol PP juga akan membatasi jam berjualan para PKL yang ada di kawasan Alun-alun, di mana pembatasan ini sesuai Perda nomor 6 Tahun 2008, dimana PKL dibatasi jam berjualan mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

“Jadi PKL boleh berjualan di atas jam 12 sampai dinihari, dan dilarang berjualan mulai pukul 06.00 sampai pukul 12.00. Jika mengabaikan, tentu akan kami tertibkan. Ini sudah sesuai dengan Perda,” ujarnya.

Bambang menambahkan, bahwa penertiban ini juga sebagai kepedulian Satpol PP dalam menjaga kebersihan kawasan kota, terlebih dalam menyambut penilaian Adipura Kencana. Pihaknya berharap, para PKL dan juga masyarakat, ikut berkontribusi dalam menciptakan kawasan kota yang bersih dan rapi. 

“Karena hal ini juga untuk kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan pemkab saja,” jelasnya.

Penertiban PKL di kawasan Alun-alun Jember ini mendapat apresiasi dari sejumlah masyarakat, banyak yang mengaku senang melihat kawasan Alun-alun terlihat bersih dan rapi. “Ya memang harus ditertibkan, agar tidak terlihat kumuh, kalau sudah bersih dan tertib seperti ini kan enak dipandang mata,” ujar Yono warga Jember.

Baca Juga : Hilang 5 Hari Usai Pamit Kerja, Petani Ditemukan Tewas di Perkebunan Lebakharjo

Hal yang sama juga disampaikan oleh Roni, menurut pria yang mengaku berasal dari Bangsalsari ini, pihaknya sangat mendukung adanya penertiban ini, dan memberikan pembatasan jualan kepada para PKL.

“Ya ini baguslah, toh pemerintah tidak melarang sepenuhnya, hanya membatasi jam berjualan. Semoga para PKL juga mematuhinya, Cuma kalau boleh usul, memang harus ada tempat tersendiri untuk para PKL, kalau ditata dengan memberikan ruang sendiri, saya yakin akan lebih baik,” pungkas Roni. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---