JATIMTIMES - Hampir semua orang pernah merasakan malas. Rasanya tubuh enggan bergerak, padahal pekerjaan sudah menumpuk. Jika dibiarkan, waktu terbuang percuma dan ujung-ujungnya akan kewalahan sendiri.
Dalam Islam, rasa malas ini sudah diantisipasi sejak lama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengingatkan soal dua nikmat yang sering diremehkan banyak orang, yaitu sehat dan waktu luang.
Baca Juga : Kalender Jawa Senin Kliwon, 11 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik
Seringnya, saat sehat kita lalai untuk beribadah dan melakukan kebaikan. Begitu sakit datang, barulah sadar betapa berharganya kesehatan. Begitu juga dengan waktu luang, sering disia-siakan, lalu menyesal ketika kesibukan datang bertubi-tubi.
Parahnya lagi, rasa malas dalam beribadah kadang diperparah oleh maksiat yang kita lakukan. Na’udzubillah.
Ada doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk memohon perlindungan dari sifat malas. Doa ini diriwayatkan Imam Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ
Allâhumma innî a‘ûdzubika minal kasali wa a‘ûdzubika minal jubni wa a‘ûdzubika minal harami wa a‘ûdzubika minal bukhli
Baca Juga : Kalender Jawa Senin Kliwon, 11 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut. Aku berlindung kepada-Mu dari pikun. Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat pelit."
Dengan rutin membacanyan setelah salat fardhu, maka kita memohon agar Allah memberi kekuatan dan semangat, serta dijauhkan dari sifat-sifat yang membuat kita lalai dalam beribadah maupun berbuat kebaikan.
Semoga kita bisa istiqomah membaca doa ini, supaya lebih produktif, memanfaatkan waktu dengan baik, dan menjalani hidup dengan penuh berkah. Semoga informasi ini bermanfaat.