free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Dapat Pelatihan Khusus, UMKM Gresik Didorong Bersaing di Era Digitalisasi

Penulis : Syaifuddin Anam - Editor : Yunan Helmy

09 - Aug - 2025, 14:48

Loading Placeholder
Narasumber memberikan pelatihan kepada sembilan pelaku UMKMdi wilayah kecamatan Manyar-Bungah agar mampu bersaing di era digitalisasi.

JATIMTIMES - Sebanyak sembilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Gresik Utara mendapat pelatihan khusus. Mulai dari meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mampu bersaing di era digital.

Pelatihan yang diselenggarakan PT Freeport Indonesia itu digelar di Universitas Qomaruddin, Gresik, selama dua hari. Ini bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memperingati HUT RI ke-80.

Baca Juga : Ajang Belanja Berhadiah, Pemkot Gelar Pekan Belanja Kota Kediri 2025

"UMKM adalah tonggak ekonomi Indonesia, dan modal utama dalam pembangunan daerah. Pelatihan ini merupakan realisasi komitmen PTFI dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya dalam meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mampu bersaing di era digital," kata Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva.

Sebanyak sembilan UMKM berasal dari sembilan desa di sekitar area operasi Smelter PTFI di Gresik, terpilih dari 194 Pelaku UMKM yang mendaftar dan mengikuti seleksi. Beberapa kriteria penilaian di antaranya kehadiran dan keaktifan peserta, komitmen untuk berkembang, legalitas usaha, pencatatan dan keuangan usaha, sistem pembayaran dan katalog produk Setelah mengkuti serangkaian seleksi, terpilih sembilan UMKM. Di antaranya, Kopi Lanang Temen (Desa Banyuwangi), Ternak Ayam Kampung (Desa Karangrejo), Istana Seragam (Desa Manyarejo), Susu Kambing Terjamin! (Desa Manyar Sidorukun), Pawon Lestari (Desa Manyar Sidomukti), Yana Kitchen (Desa Kramat), Terasi Mengare Tajung Widoro (Desa Tajung Widoro), Cabut Duri Ikan Bandeng Pak Adi (Desa Watuagung), serta Gapit Ketan Asli Eco Rasane (Desa Bedanten).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gresik Misbahul Munir mengatakan, pelatihan ini penting dan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal. 

"Kami mengapresiasi komitmen PTFI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mikro melalui pelatihan digital ini. Kami yakin, kehadiran UMKM memiliki potensi menciptakan lapangan kerja, membentuk rantai pasok, dan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas," kata Misbahul.

Pada pelatihan ini peserta mempelajari materi seputar pemahaman era digital dan cara membuat toko di platform marketplace, praktik pengambilan foto produk, dan belajar memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif.

Peserta juga mendapatkan inspirasi dan kiat sukses dari Putri Sandy, pemilik brand Sandys Project, salah satu UMKM lokal yang telah sukses di pasar digital. Pemilik UMKM Istana Seragam dari Desa Manyarejo, Maulana Muhammad Sulaiman menyampaikan kesannya setelah mengikuti pelatihan selama dua hari ini.

"Alhamdulillah, pelatihan ini sangat bermanfaat karena membuka wawasan saya tentang dunia online dan e-commerce dalam pemasaran UMKM. Dari pelatihan ini, saya jadi lebih paham bagaimana memasarkan produk secara digital dan berencana menerapkannya untuk toko saya," kata Maulana.

Baca Juga : Dukung Ekonomi Lokal, Menko PM Bantu Usaha Purna-PMI dengan Peralatan Produksi

Ia berharap pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut dan dikembangkan agar UMKM di Gresik bisa naik kelas. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada komunitas di Gresik.

"Yang terpenting, kami ingin menumbuhkan kemandirian pelaku usaha lokal. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena melalui pemasaran digital, produk dari Gresik bisa dibeli oleh siapa pun, bahkan hingga Papua," tambah Erika.

Perlu diketahui, PTFI sebagai perusahaan tambang tembaga terintegrasi dari hulu hingga hilir terbesar di dunia, turut merayakan HUT ke-80 RI. Sepanjang Agustus, PTFI menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama warga di sekitar area operasional yang mengalirkan semangat nasionalisme dan gotong royong di lima titik lokasi kerja PTFI, dari hulu di Papua—meliputi Tembagapura, Kuala Kencana, dan Nabire— hingga ke hilir di Gresik, Jawa Timur dan Jakarta.

Di Tembagapura berlangsung beragam lomba dan pentas budaya bersama warga Kampung Banti. Di Mimika Bakti Sosial dan Bersih Kampung yakni di Ayuka dan Tipuka, serta lomba-lomba untuk anak dan dewasa. Di Nabire, digelar Operasi Katarak Gratis, Edukasi dan Pemeriksaan Mata Gratis untuk 1.000 anak sekolah, dan pembagian 500 kaca mata. Di Gresik berlangsung donor darah dan Konser Melodi Tembaga Nusantara. Puncaknya adalah Upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke-80 serentak yang akan diikuti seluruh karyawan dan kontraktor di lima titik lokasi kerja PTFI. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Syaifuddin Anam

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---