JATIMTIMES – Komitmen Pemerintah Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan beras kepada 1.084 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (6 Agustus 2025), di Balai Desa Sejati.
Bantuan berupa 20 kilogram beras per KPM ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah pusat melalui Perum BULOG.
Baca Juga : Bupati Malang Sanusi Fokus Tingkatkan Fasyankes: Tiga Rumah Sakit Besar Segera Berdiri
Warga mulai berdatangan sejak pagi hari dengan membawa surat undangan sebagai syarat verifikasi. Proses pengambilan beras berjalan tertib, dibantu oleh perangkat desa dan pendamping sosial yang mengatur sistem antrean agar tidak terjadi penumpukan massa.
Rynaldi, yang mewakili Penjabat (PJ) Kepala Desa Sejati, Sugianto, dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat kecil.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga yang berhak menerima, benar-benar mendapatkan bantuan ini tanpa kendala,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akurasi dalam distribusi bantuan agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.
“Semua kami data dan salurkan berdasarkan by name by address. Tidak ada yang dilewatkan,” tegas Rynaldi.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas peran BULOG dalam mendukung kelancaran program. “Kualitas beras yang disalurkan sangat baik, dan waktunya juga sesuai jadwal. Kami sangat terbantu dengan komitmen dari BULOG,” tambahnya.
Aldy, staf desa yang ikut serta dalam proses pelaksanaan, menyampaikan harapannya agar masyarakat menggunakan bantuan sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Legislator Jatim Dapil Surabaya Minta Penataan Parkir Tunjungan Disertai Sosialisasi Ramah
“Kami selalu mengingatkan, bantuan ini adalah untuk dikonsumsi, bukan untuk diperjualbelikan. Ini adalah bentuk kepedulian negara, jadi mari kita jaga bersama,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat formalitas penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah desa dan masyarakat. Beberapa warga menyampaikan keluh kesahnya secara langsung, yang kemudian ditanggapi oleh perangkat desa dengan pendekatan dialogis.
“Kami merasa senang karena diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi. Bantuan ini sangat membantu, apalagi harga kebutuhan pokok sekarang tidak menentu,” ujar Abd Karim, salah satu warga penerima bantuan.
Babinsa Desa Sejati, Serda Joe, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan nasional dari tingkat bawah. “Kami siap mendukung program ini secara berkelanjutan. Semoga masyarakat merasakan manfaatnya dan pemerintah tetap konsisten memberi perhatian,” pungkasnya.