free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Legislator Jatim Dapil Surabaya Minta Penataan Parkir Tunjungan Disertai Sosialisasi Ramah

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

05 - Aug - 2025, 18:29

Loading Placeholder
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) asal Dapil Jatim I Surabaya Lilik Hendarwati. (Foto: Ist)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Surabaya melarang parkir di tepi Jalan Tunjungan (TJU) mulai 1 Agustus 2025. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) asal Dapil Jatim I Surabaya Lilik Hendarwati buka suara terkait hal tersebut. 

Lilik menyoroti adanya keluhan dari sejumlah pelaku usaha yang mengaku mengalami penurunan omzet karena akses konsumen ke lokasi usaha menjadi lebih sulit. Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah menyiapkan sejumlah kantong parkir alternatif untuk mendukung kebijakan tersebut.

Baca Juga : KAI Daop 8 Surabaya Permudah Refund Tiket, Tak Harus Datang ke Stasiun

Menanggapi kondisi ini, Lilik Hendarwati menilai, sebenarnya penataan parkir di Jalan Tunjungan merupakan langkah strategis yang layak diapresiasi. Kendati demikian, kebijakan tersebut perlu dibarengi pendekatan komunikasi yang humanis.

“Penataan parkir di Jalan Tunjungan adalah langkah strategis yang patut diapresiasi. Sebagai ikon kota Surabaya, Tunjungan layak menjadi kawasan yang tertib, nyaman, dan berdaya guna, tidak hanya untuk warga, tetapi juga wisatawan dan pelaku usaha,” ujar Lilik.

Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim ini menambahkan, penataan kawasan strategis seperti Jalan Tunjungan bisa mendongkrak citra kota dan mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Namun ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang masif dan ramah kepada masyarakat, agar tidak terjadi resistensi yang kontraproduktif.

“Penataan yang baik harus diikuti dengan pemahaman bersama. Sosialisasi perlu dilakukan secara terbuka, inklusif, dan mudah dipahami agar tidak menimbulkan salah persepsi, apalagi membuat masyarakat merasa dikorbankan,” paparnya.

Keluhan pengusaha terkait turunnya omzet menurut Lilik adalah alarm bagi pemerintah untuk memperkuat komunikasi dan membuka ruang dialog. Ia mendorong Pemkot Surabaya untuk tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tapi juga memperhatikan dampak sosial-ekonomi yang timbul.

“Dengan komunikasi yang terbuka dan pendekatan yang inklusif, saya yakin penataan ini akan membawa dampak positif bagi semua pihak. Pengusaha tetap bisa beraktivitas, kota juga menjadi lebih tertata,” urai anggota Komisi C DPRD Jatim ini.

Baca Juga : Bakal Diputuskan lewat Musyawarah, Musda Golkar Surabaya Janjikan Suksesi 

Sebagai wakil rakyat dari Surabaya, Lilik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mendukung kebijakan penataan kota, selama dilakukan secara adil dan partisipatif.

“Untuk warga Kota Surabaya, mari kita dukung langkah Wali Kota dalam menata kawasan Jalan Tunjungan sebagai bagian dari upaya menjadikan Surabaya kota yang makin tertib, maju, dan membanggakan. Tapi jangan lupa: kunci keberhasilan ada pada komunikasi yang baik dengan warga,” tutupnya.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---