free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ngeri: Sebelum Dikubur Ibu Kandungnya Sendiri, Bayi di Sanggrahan Masih Hidup

Penulis : Anang Basso - Editor : Dede Nana

04 - Aug - 2025, 19:39

Loading Placeholder
Proses penggalian dan evakuasi jasad bayi di Desa Sanggrahan beberapa hari lalu / Foto : Dokpol for Tulungagung Times

JATIMTIMES - Pasca dilakukan penggalian dan evakuasi terhadap jasad bayi di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, polisi telah memperoleh hasil autopsi dari rumah sakit.

Hasil autopsi Tim Forensik Polda Jawa Timur di Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr Iskak Tulungagung ini mengungkapkan bahwa bayi saat lahir diduga dalam kondisi masih hidup. 

Baca Juga : Patuhi Megawati, Fraksi PDIP DPRD Jatim Siap Jadi Penyeimbang Pemerintahan

Dalam keterangannya, polisi juge mengungkap bahwa ditemukan dua luka memar di leher bayi. Memar ini diduga akibat cekikan atau tarikan saat persalinan. Ibu bayi, MA (23) sempat memberikan susu UHT sebelum menenangkan bayinya yang menangis dengan menempelkan jari ke mulut.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (30/7/2025) malam. Ia kemudian panik karena bayinya batuk-batuk dan khawatir suaranya terdengar warga. Atas kepanikan ini, MA spontan memasukkan kepala bayi ke dalam ember berisi air selama beberapa detik.

Tak lama setelah itu, MA mengangkat dan memeluk bayi yang masih bernapas ini. Namun, kemudian bayi meninggal setelah ditidurkan. Karena meninggal, keesokan paginya, Kamis (31/7) MA kemudian menguburkan jasad bayinya di samping rumah warga. Saat sebelum dikubur, bayi ini dibungkus pakai sweater hitam dan kain kotak-kotak coklat. 

"Namun pada saat dimasukkan (ke kubur) tidak dibungkus apa-apa,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi, Senin (4/8/2025).

Hasil autopsi ini masih akan terus dilakukan guna memperoleh kepastian penyebab meninggalnya bayi. Pihaknya telah mengambil sampel darah dan urin ibu bayi, serta tulang paha bayi untuk pemeriksaan forensik lanjutan. Kini polisi juga telah mengantongi Identitas pria yang diduga ayah biologis bayi.

Baca Juga : Dari Arya Blitar ke Sambernyawa: Warisan Perang Jawa dan Kebangkitan Takhta

Seperti diketahui, di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, ditemukan jasad bayi yang dikubur di samping rumah seorang warga pada Sabtu (2/8/2025) malam. Dugaan awal, bayi dibunuh setelah lahir dan dikubur oleh ibunya yang tinggal sendirian di rumah.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anang Basso

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---