free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Tekno

QRIS Bisa Digunakan di Jepang Mulai 18 Agustus, China dan Arab Saudi Menyusul

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

30 - Jul - 2025, 14:17

Loading Placeholder
Ilustrasi pembayaran menggunakan QRIS. (Foto: laman Jalin)

JATIMTIMES - Kabar gembira bagi para wisatawan Indonesia yang akan bepergian ke Jepang. Mulai 18 Agustus 2025, sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) resmi bisa digunakan di Negeri Sakura.

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Menurutnya, implementasi QRIS di Jepang akan dimulai sehari setelah peringatan HUT RI. "Kami sampaikan, Insyaallah mulai 17 Agustus efektif, 18 Agustus QRIS bisa dipakai di Jepang," ujar Perry dalam keterangannya, dikutip Rabu (30/7/2025). 

Baca Juga : Menjawab Tantangan Industri: Disnaker Kabupaten Blitar Latih Barber Muda dengan Sertifikasi BNSP

Perry menjelaskan bahwa uji coba penggunaan QRIS di Jepang telah dilakukan sebelumnya. Tahapan sandbox atau uji coba sistem dimulai sejak 15 Mei 2025. Dengan demikian, implementasi secara penuh dijadwalkan berlaku mulai 18 Agustus mendatang.

Langkah ini merupakan bagian dari kerja sama sistem pembayaran lintas negara yang terus dikembangkan BI. QRIS diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri agar bisa melakukan transaksi dengan mudah, aman, dan efisien.

Selain Jepang, Bank Indonesia juga menargetkan ekspansi penggunaan QRIS ke negara lain. China menjadi salah satu negara berikutnya yang akan dijajaki melalui tahap uji coba.

Sementara itu, diskusi juga tengah berlangsung dengan otoritas keuangan Arab Saudi terkait integrasi QRIS dalam sistem pembayaran mereka.

Uniknya, di Arab Saudi, sistem ini direncanakan akan dikaitkan dengan kartu nusuk, yaitu identitas resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk para jemaah. "Sehingga bisa bertransaksi, bisa menggunakan kartu nusuk membaca QRIS dan ada uang elektroniknya," jelas Perry.

Baca Juga : Susul Prancis, Inggris Siap Akui Palestina Sebagai Negara

Langkah ini dinilai sangat strategis, terutama untuk memudahkan jemaah umrah dan haji asal Indonesia dalam melakukan pembayaran selama berada di Tanah Suci. Dengan menggunakan QRIS yang terhubung dengan kartu nusuk, transaksi menjadi lebih cepat dan tidak perlu lagi bergantung pada uang tunai.

Tak hanya untuk jemaah, sistem ini juga akan sangat bermanfaat bagi wisatawan maupun pelajar Indonesia yang berada di Jepang atau negara-negara yang kelak akan menerima QRIS.

Pengembangan QRIS lintas negara merupakan bagian dari agenda Bank Indonesia untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran. Sebelumnya, sistem QR lintas negara juga telah diterapkan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Tekno

Artikel terkait di Tekno

--- Iklan Sponsor ---