free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Saat Mahasiswa Unisma Bertemu Praktisi: Bahas Ketahanan Pangan Lewat Perspektif Praktis

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Jul - 2025, 20:00

Loading Placeholder
Fakultas Peternakan Unisma menghadirkan praktisi untuk menambah wawasan mahasiswa menyelami dunia kerja (ist)

JATIMTIMES - Apa jadinya jika mahasiswa peternakan tak hanya dijejali teori di ruang kuliah, tapi juga diajak menyelami cara berpikir para pelaku industri di lapangan? Hal inilah yang tengah didorong Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (Unisma) dalam upaya menjembatani kesenjangan antara bangku kuliah dan tantangan nyata dunia kerja.

Alih-alih hanya menggelar seminar biasa yang digelar belum lama ini, fakultas ini memilih mendatangkan langsung dua sosok yang terbukti menangani industri peternakan skala besar. Mereka berbicara tidak dari catatan buku, tetapi dari pengalaman langsung mengelola sistem ternak potong dan perah secara profesional.

Baca Juga : Petani Tembakau Kelimpungan, Harga Bibit Tembus Rp. 100 Ribu per Seribu Batang

Lieyo Wahyudi, General Manager PT. Kejora Pelita Semesta, membuka percakapan dengan menyajikan realitas lapangan di sektor ternak potong. Ia bicara blak-blakan soal pentingnya efisiensi, pasokan pakan hijauan yang stabil, dan keberlanjutan sistem integrasi peternakan.

1

“Banyak orang lupa, bahwa produktivitas bukan hanya soal beternak lebih banyak, tapi juga seberapa cerdas kita mengatur sistem dari hulu ke hilir,” katanya.

Pendekatannya yang menekankan pentingnya manajemen terintegrasi membuat para peserta terpicu melihat peternakan bukan sekadar kandang dan pakan, melainkan sistem yang bisa dirancang seefisien industri manufaktur.

Tak kalah menarik, Ir. Rifai Musthofa dari PT. Bumi Kironggo Joyo menyampaikan pandangannya tentang bagaimana teknologi bisa mengangkat produktivitas susu nasional. Namun ia juga menyoroti masalah klasik: rendahnya konsumsi susu masyarakat Indonesia.

“Kalau produksinya meningkat tapi minat konsumsi rendah, ya percuma juga. Kita butuh bukan hanya sapi yang sehat, tapi juga masyarakat yang paham pentingnya minum susu,” ujarnya.

Baginya, industri tidak bisa jalan sendiri. Perlu ada kerja sama lintas sektor, dari peternak, akademisi, hingga edukator gizi, agar ekosistem susu nasional tumbuh secara utuh.

Dr. Ir. Nurul Humaidah, M.Kes, Dekan Fakultas Peternakan Unisma, menilai pertemuan semacam ini penting untuk membentuk perspektif mahasiswa yang lebih realistis. Bukan hanya soal teori yang ideal, tapi juga bagaimana teori itu diuji dalam kenyataan bisnis dan lapangan.

Baca Juga : KH Muchlis Natsir Terpilih Sebagai PJ Ketua PCNU Pamekasan

“Mahasiswa perlu tahu bahwa dunia kerja tidak selalu rapi seperti di buku ajar. Mereka harus belajar dari cerita dan tantangan para pelaku industri,” katanya.

Pertemuan itu pun menjadi ruang diskusi yang hidup. Para mahasiswa tak hanya duduk mendengar, tapi aktif bertanya, mulai dari soal efisiensi pakan, inovasi kandang, hingga regulasi yang menyulitkan peternak kecil. Mereka seolah menyadari bahwa masa depan industri peternakan bisa saja ditentukan oleh ide dan keputusan mereka kelak.

2

Di luar ruang diskusi, Unisma juga mengambil langkah taktis dengan menjalin kerja sama resmi bersama PT. Kejora Pelita Semesta. Kesepakatan itu akan membuka jalan bagi mahasiswa untuk magang, praktik kerja, hingga belajar langsung di lokasi industri. Bagi pihak industri, ini menjadi investasi dalam menyiapkan generasi pelanjut yang siap kerja.

Lebih dari sekadar acara akademik, pertemuan ini memunculkan satu pesan penting: bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah. Kampus, pelaku industri, mahasiswa, dan masyarakat harus mulai duduk bersama, berbagi pengalaman, dan membangun solusi bersama.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---