free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Tak Bisa Sendiri, DPUPRPKP Ajak Warga Kota Malang Bersatu Tangkal Banjir

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

15 - Jul - 2025, 19:39

Loading Placeholder
Tim satgas DPUPRPKP Kota Malang saat mengangkat sedimen dan sampah di gorong-gorong.(foto: DPUPRPKP Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Meski secara umum kondisi gorong-gorong di Kota Malang dinilai dalam keadaan baik, faktanya masih banyak saluran yang belum berfungsi secara normal. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto saat menanggapi persoalan banjir dan saluran air yang kerap menjadi sorotan warga.

Dandung menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama terganggunya fungsi gorong-gorong adalah karena sedimentasi dan penumpukan sampah. Bahkan hal itu terjadi secara terus-menerus di beberapa titik saluran air.

Baca Juga : Sosialisasi Pajak Daerah, TP3D Jember: Pajak Adalah Fondasi Sejahteranya Jember

“Kalau secara umum, kondisi gorong-gorong di Kota Malang sudah baik. Tapi memang banyak juga yang belum berfungsi normal karena terjadi sedimentasi, penumpukan sampah, dan sebagainya,” ujar Dandung, Selasa (15/7/2025).

Pihaknya mengaku bahwa persoalan pengelolaan saluran air tidak bisa diselesaikan oleh Pemkot Malang sendiri. Dandung menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait.

“Kegiatan ini diinisiasi dari teman-teman kelurahan dan warga. Pemerintah kota hanya bisa maksimal kalau ada kolaborasi. Kami dari PU, BPBD, DLH, dan lainnya siap mendukung, tapi kesadaran masyarakat sangat penting karena mereka yang langsung berada di lingkungan,” tambahnya.

Dandung juga menyebut bahwa sedimentasi menjadi salah satu faktor besar penyebab banjir di wilayah perkotaan. Endapan tanah dan material lainnya dalam gorong-gorong menyebabkan berkurangnya kapasitas daya tampung saluran air.

“Sedimentasi ini sangat memengaruhi volume atau daya tampung saluran. Ditambah sampah yang terbawa aliran air, itu yang sering membuat banjir muncul,” tegasnya.

Baca Juga : Gerilya dari Gang ke Gang, Dispangtan Malang Bangun Pertanian Kota Lewat Urban Farming

Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPUPRPKP bersama tim Satgas PU terus melakukan normalisasi saluran air secara rutin. Setiap hari tim diterjunkan ke berbagai titik rawan genangan untuk memastikan saluran tetap bersih dan berfungsi maksimal.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut memantau kondisi gorong-gorong di sekitar rumah,” pesan Dandung.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi banjir saat musim hujan tiba serta mendorong budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat Kota Malang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---