free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Festival Bambu Magetan Jadoel Dinilai Belum Maksimal, DLH Janji Tahun Depan Lebih Meriah dan Inovatif

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : Dede Nana

30 - Jun - 2025, 19:32

Loading Placeholder
Festival Bambu Magetan Jadoel sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang mengusung spirit kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan potensi lokal.

JATIMTIMES  – Pelaksanaan Festival Bambu Magetan Jadoel 2025 chapter 2 mendapat sorotan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan. Meski mendapat sambutan antusias dari masyarakat, pihak DLH mengakui bahwa penyelenggaraan festival tahun ini masih belum maksimal dan belum sepenuhnya ideal, terutama dalam hal jumlah dan ragam produk berbahan bambu yang dipamerkan.

Kepala DLH Magetan Siaf Muchlissun, melalui keterangan resminya, menyampaikan bahwa festival ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan kembali potensi bambu sebagai ikon ekologis dan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Magetan.

Baca Juga : Tips Bertahan untuk Kelas Menengah, Saat Harga Bahan Pokok Terus Melambung 

“Kami menyadari pelaksanaan Festival Bambu Magetan Jadoel tahun ini masih banyak kekurangan, terutama dari sisi keterlibatan pelaku usaha bambu dan produk turunannya. Namun ini menjadi evaluasi kami. Tahun depan, akan kami pastikan jumlah produk bambu yang dipamerkan lebih banyak, lebih variatif, dan lebih menarik,” ujarnya.

DLH juga menjanjikan adanya kolaborasi yang lebih luas pada tahun berikutnya, baik dengan UMKM lokal, perajin bambu tradisional, hingga pelaku inovasi desain berbahan bambu. Tak hanya produk furnitur, DLH ingin memperkenalkan bambu sebagai bahan ramah lingkungan yang bisa dikembangkan menjadi aneka kerajinan modern, arsitektur, hingga produk fashion berkelanjutan.

Festival Bambu Magetan Jadoel sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang mengusung tema kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan potensi lokal. Acara ini juga menjadi bagian dari edukasi publik untuk mencintai produk-produk lokal berbasis alam.

“Kami ingin bambu tak hanya dilihat sebagai bahan kuno, tetapi sebagai material masa depan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.

Baca Juga : Membanggakan, Dua Putra Daerah di Balik Spektakulernya Opening Ceremony Porprov Jatim IX 2025

DLH menargetkan, pada gelaran tahun depan, akan hadir lebih banyak stand UMKM, demo pembuatan produk bambu secara langsung, workshop inovasi bambu, hingga kompetisi desain bambu modern. Dengan strategi ini, diharapkan Festival Bambu Magetan Jadoel tak hanya menjadi tontonan, tapi juga wahana edukasi, promosi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---