free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

PT BPR Jatim Dapat Modal Rp 500 Miliar, Khofifah Target Setoran Deviden Rp 150 Miliar

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

29 - May - 2025, 10:53

Loading Placeholder
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jatim.

JATIMTIMES - PT Bank Perekonomian Rakyat Jawa Timur atau PT BPR Jatim (Perseroda) bakal mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp 500 miliar. Terkait hal ini, Pemprov bersama DPRD Jatim tengah membahas raperda sebagai payung hukum penyertaan modal tersebut.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, kehadiran raperda tersebut sangat dibutuhkan dalam penetapan penguatan modal pada BUMD. Ia memastikan penggunaan dana tersebut nantinya bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga : Gubernur Jatim Resmikan Kampus KCL di KEK Singhasari

"Untuk penggunaan dana yang berasal dari APBD oleh PT. BPR Jatim (Perseroda) juga akan dilakukan evaluasi secara berkala baik oleh internal maupun eksternal," ungkap Khofifah, dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Rabu (28/5/2025).

Lebih lanjut, Khofifah memaparkan bahwa sebagian besar penyertaan modal tersebut akan dialokasikan untuk penyaluran kredit. Selain itu, ada pula alokasi untuk penguatan likuiditas dan pengembangan infrastruktur.

"Sesuai dengan rencana bisnis PT. BPR Jatim penggunaan tambahan modal tersebut direncanakan untuk ekspansi penyaluran kredit sebesar Rp 350 miliar, penguatan likuiditas sebesar Rp 100 miliar dan untuk pengembangan infrastruktur Rp 50 miliar. Pemenuhan tersebut akan dilakukan melalui penyertaan modal sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ungkap Khofifah.

Diharapkan, penyertaan modal ini akan berdampak positif terhadap geliat UMKM dan koperasi. Khofifah menyebut, diperkirakan jumlah debitur PT BPR Jatim akan meningkat hampir dua kali lipat, dari sekitar 7.200 menjadi 14.000 debitur.

Sejalan dengan itu, menurutnya penyertaan modal Rp 500 miliar ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dan petani melalui produk kredit pertanian, menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap lembaga pembiayaan informal, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan peningkatan PAD dari sektor keuangan.

"Penambahan modal tersebut akan digunakan untuk penyaluran kredit sebesar Rp 350 miliar. Sehingga bagi pelaku UMKM dan petani dapat mengakses permodalan tersebut lebih mudah," paparnya.

Baca Juga : Magetan Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Transparan

"Dengan kemudahan akses permodalan diharapkan dapat menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap lembaga pembiayaan informal. Masyarakat bisa meningkatkan volume usaha dan menjadi salah satu variabel pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan pemberian kredit dapat meningkatkan PAD tentunya," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, dalam 5 tahun terakhir belum ada penyertaan modal kepada PT BPR Jatim (Perseroda). Meski demikian, perusahaan pelat merah daerah itu mampu memberikan setoran dividen dari laba tahun buku 2023 sebesar Rp 9,42 miliar dan proyeksi tahun buku 2024 meningkat menjadi Rp 9,6 miliar.

Selain itu, terjadi pertumbuhan aset dan laba sebelum pajak yang cukup positif selama periode 2020-2024. Hal ini menjadi landasan objektif untuk menguatkan permodalan yang akan dilakukan. 

Pertumbuhan aset dan laba yang baik selama periode 2020-2024 itu, menurut Khofifah merupakan tolak ukur perlunya penambahan modal kepada PT BPR Jatim Perseroda. "Dapat kami sampaikan bahwa dalam hal penyertaan modal telah terpenuhi sebesar Rp 500 miliar, proyeksi dalam 5 tahun ke depan maka kontribusi dividen kurang lebih Rp150 miliar," tandasnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---