free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Internasional

Pemilihan Paus Baru Dimulai Hari ini, Berikut Sejarah Konklaf Terlama dan Tersingkat 

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

07 - May - 2025, 19:15

Loading Placeholder
Ilustrasi para kardinal yang mengikuti konklaf. (Foto: AP, Euronews)

JATIMTIMES - Tepat pada hari ini, Rabu (7/5/2025), Vatikan menggelar konklaf atau proses untuk memilih Paus yang baru di Kapel Sistina. 

Konklaf digelar setelah Kepala Negara Vatikan sekaligus Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, meninggal dunia pada 21 April lalu.

Baca Juga : Truk Tabrak Angkot di Purworejo, 11 Tewas: Begini Cara Cegah Rem Blong di Jalan Turunan

Dalam konklaf tahun 2025 ini dilaporkan akan dimulai dengan misa kudus pada pukul 10.00 waktu setempat atau 15.00 WIB. Misa diikuti oleh Dewan Kardinal untuk memohon tutunan Roh Kudus dalam pemilihan Paus yang baru.

Prosesi konklaf dilanjutkan dengan melantunkan Veni Creator, menutup pintu Kapel Sistina, dan pemilihan Paus.

Setiap konklaf diikuti oleh maksimal 120 kardinal dengan hak pilih, sesuai aturan yang berlaku. Mereka akan memberikan suara sebanyak dua kali pada pagi hari dan dua kali pada sore hari, hingga satu kandidat memperoleh dukungan dua pertiga suara.

Konklaf untuk memilih Paus baru ini diadakan secara tertutup, bebas dari pengaruh luar seperti media, teknologi komunikasi, atau intervensi politik.

Dalam proses pemilihan konklaf tidak ada yang bisa menduga akan berlangsung berapa lama karena proses mengalir alami.

Di masa lalu, durasinya pun berbeda-beda, ada yang berlansung beberapa jam saja. Tetapi, ada juga yang berjalan lebih lama bahkan memakan waktu sampai bertahun-tahun.

Sejarah Konklaf Terlama dan Tersingkat

Mengutip Euro News, pelaksanaan Konklaf terlama dalam sejarah Gereja Katolik terjadi akibat adanya perpecahan dan perbedaan pendapat di antara para Kardinal.

Berikut adalah beberapa contoh Konklaf terlama dalam sejarah:

1. Konklaf 1268–1271

Konklaf ini berlangsung selama 2 tahun dan 9 bulan di Viterbo, Italia.

Paus Gregorius X akhirnya terpilih setelah proses yang tertunda karena perpecahan antara faksi kardinal, terutama dari grup Perancis dan Italia.

Akhirnya, para hakim setempat mengunci para kardinal dan bahkan mencopot atap istana untuk menekan mereka.

Kebuntuan ini membuat otoritas lokal mengurung para Kardinal dan bahkan mencopot atap istana untuk menekan mereka dan tercapainya keputusan.

2. Konklaf 1314–1316 

Dilaksanakan di Lyon, Perancis, Konklaf ini memakan waktu 2 tahun dan 3 bulan. Sekali lagi, konflik antara Kardinal Prancis dan Italia menyebabkan tertundanya pemilihan. Pada akhirnya, Paus Yohanes XXII terpilih sebagai pemimpin Gereja.

Baca Juga : Luna Maya dan Maxime Bouttier Resmi Menikah di Bali, Maskawin Logam Mulia dan Uang Tunai 2.025 USD

3. Konklaf 1415–1417

Berlangsung di Konstanz, Jerman Selatan, Konklaf ini memakan waktu 2 tahun. Paus Martin V akhirnya terpilih setelah melewati masa krisis besar dalam Gereja yang dikenal sebagai Skisma Barat, di mana terdapat banyak klaim kePausan bersaing.

Meskipun sejarah mencatat adanya Konklaf yang berlangsung sangat lama, ada pula Konklaf yang berlangsung sangat singkat.

Berikut Konklaf Tersingkat dalam Sejarah:

1. Konklaf Oktober 1503 

Konklaf ini hanya memakan waktu beberapa jam saja. Paus Julius II terpilih hampir seketika setelah Konklaf dimulai. Kecepatan pemilihannya didorong oleh pengaruh besar Giuliano della Rovere (nama asli Julius II), seorang kardinal yang sangat kuat dan populer di kalangan pemilih. 

2. Konklaf 1939 

Diselenggarakan pada 1–2 Maret, Konklaf ini selesai hanya dalam satu hari. Paus Pius XII, yang bernama asli Eugenio Pacelli, terpilih karena posisinya yang penting sebagai Sekretaris Negara pada masa kepemimpinan Paus Pius XI. Perannya yang menonjol menjadikannya kandidat unggulan dan membuatnya memperoleh dukungan besar dalam pemungutan suara ketiga.

3. Konklaf 2005 

Pemilihan Paus Benediktus XVI hanya memerlukan waktu dua hari, yakni 18–19 April. Kardinal Joseph Ratzinger, yang dikenal sebagai seorang teolog terkemuka dan menjabat sebagai Dekan Dewan Kardinal, memenangkan pemilihan dengan cepat setelah melalui empat putaran suara.

Konklaf pertama di Kapel Sistina 

Dilansir dari AP News, Rabu (7/5/2025), Konklaf pertama yang diadakan di Kapel Sistina berlangsung pada tahun 1492.  

Sejak tahun 1878, kapel yang terkenal dengan lukisan dinding karya Michelangelo ini telah menjadi lokasi untuk semua Konklaf. 

“Semua ini memahami kesadaran akan kehadiran Tuhan, di hadapan-Nya setiap orang akan diadili,” tulis St. Yohanes Paulus II dalam dokumennya tahun 1996 yang mengatur Konklaf, Universi Dominici Gregis. 

Para kardinal menginap tidak jauh dari sana, di hotel Domus Santa Marta atau tempat tinggal lainnya di sekitarnya. Dalam proses ini, sesuai ketentuan yang berlaku saat ini, Dewan Kardinal yang memiliki hak suara maksimal 120 orang. Para Dewan Kardinal akan mengikuti pemilihan secara tertutup di Kapel Sistina, yang diawali dengan perayaan misa. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

--- Iklan Sponsor ---