free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Dewan Dukung Rencana Pemkab Malang Bangun Hotel dan Jadikan Peringgitan Museum Tiga Daerah

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

23 - Apr - 2025, 18:01

Loading Placeholder
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malang Alayk Mubarok saat ditemui di Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (23/4/2025). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang mendukung rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang akan menjadikan Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai museum bersama tiga daerah di Malang Raya. Dewan juga mendukung pembangunan sebuah hotel di bagian barat Kantor Bupati Malang yang berada di komplek Pendapa Agung Kabupaten Malang.  

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malang Alayk Mubarok menyampaikan bahwa pihaknya selaku pimpinan DPRD Kabupaten Malang sangat mendukung program-program dan kebijakan dari Pemkab Malang, termasuk mengubah fungsi Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai museum bersama tiga daerah dan pembangunan hotel di bagian barat Kantor Bupati Malang yang berada di komplek Pendapa Agung Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Libatkan Siswa SMP, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Program Road Show Sosialisasi Anti Korupsi

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengatakan, yang harus dipahami adalah Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang merupakan tempat yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. 

Sehingga, jika bangunan Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang yang dulunya merupakan rumah dinas Bupati Malang dan kemudian telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya ini diubah fungsinya sebagai museum bersama, akan memiliki nilai tambah, khususnya bagi Pemkab Malang. 

"Dengan dijadikannya Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai museum, ini hal yang bagus dan kami atas nama DPRD tentu sangat mendukung. Karena pendapa yang saat ini berada di Kota Malang itu sebenarnya menjadi cikal bakal tiga daerah. Ini layak dijadikan masterpiece dan museum bersama karena ada sejarah yang panjang di tiga daerah ini," ungkap Alayk kepada JatimTIMES.com, Rabu (23/4/2025). 

Terlebih lagi, menurut Alayk,  Pendapa Kabupaten Malang sebenarnya sudah sejak lama dipindahkan ke Kecamatan Kepanjen sebagai ibu kota  Kabupaten Malang. "Sebenarnya Pendapa Kabupaten Malang sudah dipindahkan ke Kepanjen, karena Kepanjen sebagai ibukota Kabupaten Malang dan itu memang seharusnya ada di ibu kota kabupaten," imbuh Alayk. 

Selain itu, Alayk menuturkan, adanya museum bersama tiga daerah ini juga akan memberikan edukasi sejarah perkembangan Malang Raya kepada generasi muda. Selaras dengan itu, Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang yang akan dijadikan museum bersama ini akan dapat menjadi pemicu hadirnya wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang. 

"Karena seluas Kabupaten Malang dengan PAD Rp 1 triliun ini menurut saya masih kurang dan ini perlu ada langkah-langkah strategis untuk menambah PAD," ujar Alayk. 

Lebih lanjut, terkait dengan rencana Pemkab Malang yang akan membangun sebuah hotel di bagian barat Kantor Bupati Malang yang berada di kompleks Pendapa Agung Kabupaten Malang, Alayk menilai itu  merupakan langkah strategis dari Pemkab Malang untuk meningkatkan PAD. 

"Menurut saya, pembangunan hotel, terus kawasan sebagai museum ini sangat strategis, karena ini juga untuk menambah PAD," imbuh Alayk. 

Jika PAD Kabupaten Malang terus meningkat, juga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. Karena semua yang masuk menjadi PAD akan digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Panduan Memulai Bisnis Parfum dari Nol untuk Pemula, Coba Sekarang!

"Karena nantinya peruntukannya juga untuk masyarakat. Jadi, kita mendukung langkah-langkah Pak Bupati," kata Alayk. 

Sementara itu,  rencana Pemkab Malang yang akan mengubah fungsi bangunan di sisi timur Kantor Bupati Malang yang akan digunakan sebagai sentra usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malang juga merupakan terobosan strategis. 

"Kita respons positif, karena kita butuh pemeliharaan terhadap aset. Aset ini kalau tidak dipelihara dengan baik, cara pemeliharaan akan kurang maksimal," kata Alayk. 

Ketika kawasan Pendapa Agung Kabupaten Malang menjadi destinasi wisata baru, akan banyak dikunjungi oleh orang banyak dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri. Dengan kondisi itu, otomatis juga akan memerlukan pemeliharaan yang tinggi. 

"Lah efek dari pemeliharaan itu bangunan akan terjaga dan tempat-tempat itu akan masih layak untuk disinggahi dan dipelihara terus-menerus agar tidak usang di tengah zaman," pungkas Alayk. 

Untuk diketahui, Pemkab Malang berencana membangun sebuah hotel di bagian barat Kantor Bupati Malang yang berada di kompleks Pendapa Agung Kabupaten Malang serta mengubah fungsi Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya sejak tahun 2021 itu sebagai museum bersama tiga daerah, yakni Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. 

Selain itu, Pemkab Malang  akan mengubah fungsi bangunan perkantoran yang ada di bagian timur Pendapa Agung Kabupaten Malang sebagai sentra UMKM yang dikelola oleh Dekranasda Kabupaten Malang. Namun,  realisasi dari rencana tersebut masih dalam tahap kajian mendalam oleh tim dari Pemkab Malang. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---