JATIMTIMES - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus area kerja Malang memprediksi bakal terjadi kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasolin pada momen Lebaran Idul Fitri 1.446 hijriah 2025. Diprediksi, kenaikan konsumsi BBM jenis gasolin atau yang sering disebut bensin tersebut mencapai 15 persen.
Pernyataan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sales Area Manager Retail Malang Alam Kanda Winali, saat ditemui JatimTIMES jelang Lebaran Idul Fitri 2025 pada belum lama ini. "Umumnya menjelang lebaran itu kondisi kenaikan gasolin bisa di angka 11 sampai 15 persen," ujarnya.
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, Ada Yang Dirayakan sampai 3 Hari
Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik lebaran Idul Fitri 1.446 hijriah 2025 mencapai 146,48 juta orang. Di mana, sekitar 31,3 juta di antaranya diperkirakan bakal mudik dengan tujuan ke Jawa Timur (Jatim).
Animo mudik lebaran itulah yang diprediksi bakal menyebabkan kenaikan konsumsi BBM. "Rata-rata kenaikannya di 15 persen. Tapi di beberapa SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) mungkin ada yang sampai 30 persen," imbuhnya.
Besaran kenaikan konsumsi BBM tersebut masih bersifat prediksi awal. Sehingga angkanya masih fluktuatif.
"Masih akan kami hitung lagi, karena kondisi sekarang masih berbeda, masih masuk kondisi musim hujan juga. Beda dengan tahun lalu yang saat lebaran sudah musim panas. Sehingga nanti akan kami kaji lagi," imbuhnya.
Berapapun kenaikan konsumsi BBM saat momen Lebaran Idul Fitri 1.446 hijriah, Pertamina menjamin akan melakukan antisipasi untuk memenuhi kebutuhan BBM. "Kami pastikan pasokan keamanan dan stoknya BBM tetap terjamin," tegasnya.
Baca Juga : Bolehkah Puasa di Hari Kedua Idul Fitri? Ini Waktu Terbaik Pelaksanaan Puasa Syawal
Sementara itu, untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi BBM, Pertamina telah mempersiapkan sejumlah persiapan. Di antaranya bakal disiagakan SPBU kantong dan SPBU modular.
Penjelasannya, SPBU kantong akan disiagakan pada sejumlah SPBU yang rawan keterlambatan pasokan karena berpotensi terjebak macet saat momen lebaran. Sementara SPBU modular disiagakan pada kawasan jalan tol.
"Kenaikan konsumsi BBM bisa kami antisipasi dengan menambah fasilitas layanan di SPBU untuk kirimannya supaya cepat sampai. Termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika terjadi kemacetan saat memasok BBM ke SPBU," pungkasnya.